Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
22 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
3 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Tekan Angka Penularan HIV/AIDS, Pemkot Pekanbaru Gandeng Ribuan Mubaligh MDI Beri Edukasi Umat

Tekan Angka Penularan HIV/AIDS, Pemkot Pekanbaru Gandeng Ribuan Mubaligh MDI Beri Edukasi Umat
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar kunjungan ke MDI Pekanbaru.
Sabtu, 31 Oktober 2026 06:20 WIB
Penulis: M Rafdinal Adrianto
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah kolaboratif dengan merangkul unsur keagamaan untuk menekan laju penyebaran penyakit menular. Melalui Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan AIDS, pemerintah daerah menggandeng Majelis Dakwah Islamiyah setempat guna mengoptimalkan penyuluhan bahaya penularan HIV/AIDS kepada masyarakat luas.

Kerja sama strategis ini melibatkan lebih dari 1.000 mubaligh yang bernaung di bawah MDI. Para pemuka agama tersebut diharapkan dapat memanfaatkan mimbar Jumat serta berbagai kegiatan keagamaan untuk menyampaikan pesan edukasi sekaligus membentengi warga dari potensi penularan penyakit sosial.

"Karena mubaligh kita ini setiap Jumat kan mengisi masjid-masjid sebagai khatib. Maka tentu ada kesempatan untuk menyampaikan dakwah Islam terkait dengan penyakit-masyarakat yang berpotensi menyebabkan HIV/AIDS," ujar Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar usai melakukan kunjungan ke kantor MDI Pekanbaru, Jumat (30/10/2026).

Markarius yang juga mengemban amanah sebagai Ketua KPA Kota Pekanbaru menjelaskan, penularan virus tersebut umumnya dipicu oleh sejumlah faktor risiko. Di antaranya meliputi perilaku penyimpangan sosial, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika melalui jarum suntik secara bergantian, hingga aktivitas seksual berisiko.

Oleh sebab itu, pelibatan unsur tokoh masyarakat dan para pemuka agama dinilai sangat krusial dalam memperluas jangkauan informasi preventif guna memutus rantai penularan di tengah perkotaan.

"Kita ucapkan terima kasih kepada MDI yang sudah berkenan untuk membantu kita. Mari sama-sama kita melakukan pencegahan dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat," tambahnya.

Berdasarkan catatan statistik dari KPA, tren kasus penularan di ibu kota Provinsi Riau ini memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Hingga September 2026, tercatat ada sekitar 6.000 warga yang teridentifikasi tertular.

Mayoritas temuan kasus tersebut didominasi oleh kelompok usia produktif laki-laki akibat penggunaan jarum suntik bersama serta praktik hubungan sesama jenis yang menjadi penyumbang terbesar angka kasus di wilayah setempat, pungkasnya. ***

wwwwww