Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
16 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Cendekia

Pesan Nadiem Makarim Untuk Generasi Muda Jelang Putusan

Pesan Nadiem Makarim Untuk Generasi Muda Jelang Putusan
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim.
Selasa, 30 Juni 2026 10:48 WIB

JAKARTA - Agenda sidang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026). Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim hadir langsung dengan suasana emosional.

Sambutan Haru di Pintu Pengadilan

Kedatangan Nadiem diwarnai kehadiran puluhan pendukung. Sejumlah pengemudi ojek online serta sejumlah warga ikut mengawal jalannya sidang. Saat tiba di pintu masuk pengadilan dan membaca pesan-pesan yang ditulis oleh warga, Nadiem tampak menangis.

Tidak Berjuang Sendirian

Menghadapi awak media yang telah menanti, Nadiem membagikan rasa syukurnya yang mendalam atas dukungan dari masyarakat selama proses hukum berjalan dalam satu tahun terakhir.

"Saya sulit mencari kata-kata karena perasaan terbesar saya hari ini adalah saya merasa sangat bersyukur. Bersyukur bahwa dalam perjuangan setahun ini saya tidak merasa sendirian. Apa pun yang akan terjadi hari ini, saya yakin saya tidak sendirian. Karena saya punya keluarga saya, saya punya dukungan dari berbagai kalangan masyarakat dan saya punya kebenaran di sisi saya. Dan karena itu Allah tidak akan pernah meninggalkan saya," kata Nadiem.

Menanggapi keputusan majelis hakim yang akan segera dibacakan, Mantan Bos Gojek ini menitipkan satu harapan agar semuanya sejalan dengan fakta persidangan.

"Tentunya harapan saya adalah bahwa kebenaran menang hari ini, bahwa keadilan masih ada artinya di negara ini," ujarnya.

Meski demikian, dirinya tidak menutup mata atas berbagai skenario yang mungkin terjadi, termasuk jika putusan tidak berlandaskan pada fakta persidangan.

"Tapi saya juga tidak naif. Saya menyadari bahwa bisa saja hari ini keputusannya tidak berdasarkan fakta persidangan. Bisa saja itu terjadi, tapi saya yakin ada hikmah yang jauh lebih besar dari kejadian ini," jelasnya.

Harapan untuk Anak Muda

Lebih jauh, Nadiem melihat perkaranya ini sebagai pijakan untuk membela orang-orang yang merasa menjadi korban kriminalisasi, bukan sebatas urusan diri dan keluarga. Ia menginginkan adanya pembenahan sistem hukum di Indonesia dalam hal pembuktian dan pengambilan putusan.

"Saya harap bahwa kasus saya, apa pun yang terjadi hari ini, dijadikan perubahan yang lebih baik bagi hukum kita. Proses membuat putusan, proses pembuktian, sehingga ini tidak terjadi lagi di negara yang kita cintai," paparnya.

Nadiem sama sekali tidak menyesali langkahnya untuk mengabdi kepada negara dan meminta agar generasi muda tidak lantas takut menjadi pelayan publik.

"Yang saya inginkan justru jadikan ini kesempatan emas. Apa pun yang terjadi pada saya, Indonesia harus menjadi lebih baik. Indonesia harus memberikan harapan kepada anak mudanya. Indonesia harus memberikan harapan kepada kepastian hukum agar kita semua merasa aman mengabdi kepada negara," pungkasnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Cendekia
wwwwww