Skandal Pemerasan Sertifikat K3, KPK Telusuri Pembelian Aset Tersangka Pejabat Kemnaker
![]() |
| Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (Foto: Antara/Rio Feisal) |
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut tuntas aliran dana haram dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Kali ini, penyidik membidik kepemilikan aset para tersangka.
Saksi MCS Diperiksa Penyidik
Guna menelusuri dugaan pencucian uang atau penyembunyian kekayaan, penyidik meminta keterangan dari seorang saksi sektor swasta berinisial MCS pada Rabu (17/6/2026).
“Saksi hadir. Penyidik meminta keterangan saksi soal pembelian aset oleh tersangka,” papar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada media di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Jejak Perkara dan Jeratan Tersangka
Perkara korupsi ini mencuat setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Pada 22 Agustus 2025, penyidik resmi menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan beserta 10 orang lainnya dari berbagai instansi dan perusahaan.
Nama-nama tersangka yang terseret dalam pemerasan sertifikat K3 ini meliputi:
- Irvian Bobby Mahendro (IBM) selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022–2025
- Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH) selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-2025
- Subhan (SB) selaku Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020–2025
- Anitasari Kusumawati (AK) selaku Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020–2025
- Fahrurozi (FAH) selaku Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker pada Maret–Agustus 2025
- Hery Sutanto (HS) selaku Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025
- Sekarsari Kartika Putri (SKP) selaku Subkoordinator di Kemenaker
- Supriadi (SUP) selaku Koordinator di Kemenaker
- Temurila (TEM) selaku pihak PT KEM Indonesia
- Miki Mahfud (MM) selaku pihak PT KEM Indonesia
- Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) selaku Wamenaker
Kluster Tersangka Baru
Dalam perkembangannya, penyidik menemukan bukti baru yang memperluas keterlibatan jajaran pejabat lama Kemnaker.
Pada 11 Desember 2025, lembaga antikorupsi mengumumkan tiga nama baru sebagai tersangka. Mereka adalah mantan Kepala Biro Humas Kemenaker Sunardi Manampiar Sinaga (SMS), mantan Sekretaris Ditjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker Chairul Fadhly Harahap (CFH), serta mantan Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker Haiyani Rumondang (HR).***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Cendekia |











