Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
14 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Kuliner

MoU Damai Iran dan AS Seret Peringatan Tegas untuk Israel

MoU Damai Iran dan AS Seret Peringatan Tegas untuk Israel
Menlu Iran Abbas Araghchi (AFP/ATTA KENARE).
Selasa, 16 Juni 2026 18:10 WIB

JAKARTA - Ketegangan mereda lewat sebuah kesepakatan damai atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat (AS) setelah berbulan-bulan diwarnai peperangan. Kendati demikian, Iran mengingatkan bahwa MoU ini hadir sebagai satu paket dengan Israel.

Sebagaimana dilansir Aljazeera, Selasa (16/6/2026), Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyebut Washington dan Tel Aviv adalah satu dan sama dalam urusan negosiasi. Visual dirinya saat memberikan pernyataan turut diabadikan oleh fotografer AFP/ATTA KENARE.

Ancaman Pelanggaran Perjanjian

Setiap serangan Israel terhadap Lebanon mulai sekarang dianggap fatal. Serangan maupun pendudukan wilayah Lebanon yang berkelanjutan merupakan wujud nyata pelanggaran terhadap perjanjian sementara dengan Amerika Serikat.

"Menurut pandangan kami, kedua pihak dalam memorandum ini adalah AS dan Israel di satu sisi, dan Iran serta Hizbullah di sisi lain," jelas Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Posisi Iran teguh sejak awal konflik bergulir. Mereka memandang bahwa Iran dan Lebanon adalah satu front, bukan front yang terpisah.

Jejak Perang dan Pergeseran Kekuatan

Status Lebanon yang telah lama menjadi medan pertempuran kekuatan regional dan internasional memunculkan fakta baru:

  • Berakhirnya perang terakhir pada akhir tahun 2024 membuat Iran kehilangan banyak pengaruh.
  • Situasi ini terjadi ketika Hizbullah mengalami sejumlah kemunduran militer.
  • Keseimbangan kekuatan politik di Lebanon kini bergeser mendukung kubu anti-Iran.

Merespons hal tersebut, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menggarisbawahi bahwa Hizbullah akan terus memiliki pengaruh di Lebanon. Iran menaruh kepercayaan bahwa nota kesepahaman yang diteken mencakup pengakhiran pendudukan Israel atas Lebanon.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Kuliner
wwwwww