Catat Tanggal Penting, Kick Off PVN Batch 2 Kemnaker Dimulai Senin 22 Juni 2026
![]() |
JAKARTA - Sektor industri nasional bersiap menyambut stimulus SDM baru. Langkah nyata ini ditandai dengan rencana pengumuman hasil kelulusan seleksi Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Tahun 2026 Batch 2 oleh Kemnaker, Kamis (18/6/2026) melalui ekosistem SIAPkerja di kanal Skillhub.
Sebelum sampai pada titik ini, ribuan pencari kerja di tanah air bersaing ketat pada jendela pendaftaran 19 Mei–9 Juni 2026. Mereka kemudian disaring kembali lewat uji kompetensi serta wawancara 10–17 Juni 2026.
Orientasi Serentak di Seluruh Wilayah
Bagi publik yang berhasil menembus persaingan ketat ini, agenda penting berikutnya sudah menanti di depan mata. Kemnaker menjadwalkan kegiatan kick off dan orientasi program serentak, Senin (22/6/2026).
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah menyuarakan agar para kontestan tidak lengah memantau dasbor digital masing-masing.
"Pengumuman hasil seleksi pada 18 Juni 2026 menjadi tahap penting bagi peserta yang telah mengikuti seluruh proses. Kami mengimbau peserta untuk memantau akun Skillhub secara berkala dan memastikan kelengkapan data agar dapat mengikuti tahapan berikutnya," ulasnya lewat siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (14/6/2026).
Penyebaran Berbasis Kebutuhan Daerah
Total kuota nasional yang menyentuh angka 30.000 peserta akan didistribusikan secara proporsional. Penempatan belajar dipusatkan pada instalasi milik pemerintah, mencakup Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), dan Unit Pelatihan Teknis Daerah (UPTD) Kemnaker di seluruh Indonesia.
Fokus pengajaran dirancang tajam demi melahirkan wirausahawan baru maupun pekerja ahli siap pakai di sektor formal.
"PVN dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta yang lolos diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun berwirausaha," urainya.
Penyelenggaraan kelas ini bersifat gratis total tanpa pungutan biaya. Guna menjamin produktivitas belajar, Kemnaker melengkapi hak peserta dengan fasilitas penunjang berupa makan siang harian, subsidi uang transportasi, jaminan jaring pengaman BPJS Ketenagakerjaan, lembar sertifikat pelatihan BPVP, hingga pengakuan lisensi profesi berupa sertifikat kompetensi terbitan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Kategori | : | Kampus |











