Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Parlemen

Legislator yang Punya Kuasa, Ganjar Semprot Balik Wacana RUU Pemilu Diserahkan ke Pemerintah

Legislator yang Punya Kuasa, Ganjar Semprot Balik Wacana RUU Pemilu Diserahkan ke Pemerintah
Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo
Selasa, 02 Juni 2026 05:09 WIB

JAKARTA - Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo blak-blakan menyentil manuver sejumlah elite politik yang berniat menyerahkan draf revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu sepenuhnya ke pihak eksekutif. Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap fungsi utama wakil rakyat di parlemen, Senin (1/6/2027).

Pernyataan keras ini menjadi pukulan telak terhadap gagasan Waketum PAN, Saleh Partaonan Daulay. Sebelumnya, Saleh melempar wacana agar inisiatif aturan main pemilu diambil alih pemerintah demi menghindari tarik ulur kepentingan antar-fraksi sejak awal.

"Saya juga heran kalau ada partai-partai yang kemudian menyerahkan ini kepada pemerintah. Legislator, parlemen itu yang punya kekuasaan untuk membentuk undang-undang. Jangan dikasihkan ke orang gitu," cecar Ganjar saat ditemui di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Hindari Dominasi Penguasa

Alih-alih mempermudah keadaan, melempar tanggung jawab legislasi ini dinilai PDIP hanya akan menguntungkan satu pihak. Ada ancaman serius terhadap independensi lembaga perwakilan rakyat jika sejak awal arah kebijakan pemilu sudah didikte oleh pihak luar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut menjabarkan bahaya laten jika RUU Pemilu diserahkan menjadi inisiatif pemerintah:

  • Penguasaan Narasi: Arah dan substansi regulasi akan sepenuhnya dikuasai oleh kepentingan pemerintah sejak draf pertama disusun.
  • Kematian Dinamika Politik: Melihat konstelasi peta koalisi yang sangat gemuk di parlemen saat ini, pembahasan draf dari pemerintah diprediksi hanya akan menjadi ajang stempel.
  • Redupnya Fungsi Dewan: Parlemen akan kehilangan taringnya sebagai penyeimbang dalam menyusun aturan kompetisi politik yang setara bagi semua partai.

"Begitu serahin pemerintah itu nanti nature-nya akan dikuasai. Dan kalau kita melihat peta yang ada di parlemen, maka pembahasannya pasti akan sangat monoton," urai Ganjar menegaskan posisinya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Parlemen
wwwwww