Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Tim FA7 Indonesia Rebut Perak IFA7 Championship 2026, Bambang: Persembahan Buat Bangsa

Tim FA7 Indonesia Rebut Perak IFA7 Championship 2026, Bambang: Persembahan Buat Bangsa
Tim FA7 Indonesia runner up IFA7 World Championship 2026. (Foto:FA7 Indonesia)
Senin, 01 Juni 2026 17:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
HONDURAS – Tim Football Association (FA) 7 Indonesia kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. Usai membuat kejutan besar dengan menyingkirkan Brasil di babak semifinal, skuad Garuda akhirnya sukses meraih medali perak atau runner-up IFA7 World Championship 2026 usai kalah 2-9 dari tuan rumah Honduras di final yang berlangsung Minggu (1/6/2026).

Medali perak yang direbut Tiriec Andriano Manuri dan kawan-kawan ini sebagai kado spesial pada Hari Lahir Pancasila yang bertepatan waktunya. Pencapaian ini menjadi prestasi membanggakan bagi Indonesia di ajang sepak bola tujuh pemain internasional.

Meski belum berhasil membawa pulang trophy juara dunia, keberhasilan menembus final dan meraih posisi runner up menunjukkan perkembangan pesat sepak bola FA7 Indonesia di level internasional.

Perjalanan Indonesia menuju final menjadi sorotan dunia setelah tampil luar biasa pada babak semifinal dengan menumbangkan Brasil, salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.

Dalam laga yang berlangsung sengit, Indonesia memastikan kemenangan melalui drama adu penalti dengan skor 2-1 dan mengamankan tiket ke partai puncak.

Di final, semangat juang para pemain Indonesia tetap menyala. Permainan kolektif, disiplin, dan penuh determinasi yang ditunjukkan skuad Garuda membuat nama Indonesia semakin diperhitungkan dalam peta sepak bola FA7 dunia.

WartaPKU.com Tiriec Andriano Manuri.
Tiriec Andriano Manuri.

Momen berkumandangnya lagu Indonesia Raya di hadapan publik internasional menjadi simbol kebanggaan tersendiri bagi seluruh rakyat Indonesia.

Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro,  mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas pencapaian bersejarah tersebut. "Pencapaian Timnas Indonesia menjadi juara dua atau runner-up sudah sangat luar biasa di Piala Dunia IFA7 World Championship ini. Berkat kasih karunia Tuhan, Bangsa Indonesia masih diberikan kesempatan untuk tampil di Piala Dunia," ujarnya kepada media.

Menurutnya, keberhasilan meraih medali perak ini menjadi persembahan spesial bagi seluruh rakyat Indonesia yang sedang memperingati Hari Lahir Pancasila. "Kami persembahkan kemenangan ini kepada Bangsa Indonesia sebagai hadiah Hari Lahir Pancasila yang tepat di hari ini, 1 Juni," katanya. 

Ia juga menyoroti keberhasilan Indonesia menumbangkan Brasil sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah FA7 Indonesia."Ini satu kebanggaan tersendiri. Timnas Indonesia berhasil mengalahkan tim dari Negeri Samba. Ke depan kami akan berlatih lebih keras dan lebih disiplin lagi agar prestasi kita semakin gemilang di masa yang akan datang," ucapnya.

WartaPKU.com Safiyudin Timin.
Safiyudin Timin.

Besarkan FA7 Indonesia

Lebih lanjut, Bambang, pangggilan karibnya, mengaku akan menjalankan komitmennya membesarkan FA7 Indonesia hingga menjangkau seluruh daerah dari Aceh sampai Papua. Menurutnya, sepak bola tujuh pemain memiliki potensi besar berkembang karena tidak membutuhkan fasilitas seluas sepak bola konvensional.

"Kami akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa dari seluruh pelosok Republik Indonesia untuk menunjukkan bakat terbaik mereka," paparnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, manajemen FA7 Indonesia, serta masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan dan doa selama turnamen berlangsung.

Dengan raihan medali perak IFA7 World Championship 2026, Indonesia tidak hanya mencatat sejarah baru di pentas internasional, tetapi juga membuka harapan besar bagi lahirnya generasi baru pemain FA7 yang mampu membawa Merah Putih meraih gelar juara dunia pada masa mendatang. ***

wwwwww