Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
9 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Peraih Emas Asian Games 1990 Butuh Perhatian Pemerintah, Kecelakaan dan Alami Patah Engkel Kaki dan Tulang Rusuk

Peraih Emas Asian Games 1990 Butuh Perhatian Pemerintah, Kecelakaan dan Alami Patah Engkel Kaki dan Tulang Rusuk
Pino Bahari saat terbaring di RS Bali Mandara. (Ist)
Minggu, 19 April 2026 19:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Petinju peraih medali emas Asian Games 1990, Pino Bahari mengalami kecelakaan saat mengendarai motor di Denpasar, Bali, Senin (13/4/2026) lalu. Akibat kecelakaan tersebut, Pino mengalami patah engkel kaki kiri dan patah tulang rusuk kiri bagian belakang 4 ruas.

"Saya mengalami kecelakaan motor saat menghindari pengendara motor wanita yang mutar secara mendadak. Untungnya, dia hanya mengalami luka-luka ringan dan saya mengalami patah engkel kiri dan tulang rusuk kiri bagian belakang kiri 4 ruas,"  kata Pino Bahari yang dihubungi Minggu (19/4/2026). 

Pino, panggilan karibnya, yang saat kecelakaan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bali Mandara telah menjalani operasi pada Rabu (15/4/2026). "Senin sore kecelakaanya langsung masuk IGD dan Rabu dioperasinya dengan fasilitas BPJS. Tadi siang, aku sudah keluar dari Rumah Sakit," ungkapnya. 

Kerja Freelance 

Kini, Pino hanya bisa pasrah dengan kondisi ekonominya. Dia sempat menjadi pengemudi mobil online untuk membiayai  kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan kedua anaknya. Kini, dia hanya mengandalkan penghasilan sebagai freelance event tinju di Bali.

"Saya sempat menjadi sopir mobil online tetapi berhenti karena penghasilan tidak mencukupi. Jadi, sekarang saya hanya mengandalkan penghasilan dari freelance lah," ungkapnya.

Pino merupakan salah satu mantan petinju yang sukses meraih prestasi di ajang event internasional. Dia berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bisa memberikan perhatian bagi atlet yang sudah mengibarkan Merah Putih di Asian Games. 

"Itulah beratnya, kita mantan atlit nasional tidak mendapatkan dana pensiun dari pemerintah," keluhnya. ***

wwwwww