Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
13 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Kampus

Menkeu Purbaya Sebut Pemodal Amerika Serikat Antusias Sasar Saham Nusantara

Menkeu Purbaya Sebut Pemodal Amerika Serikat Antusias Sasar Saham Nusantara
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Minggu, 19 April 2026 16:34 WIB

JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan tingginya tingkat ketertarikan pemodal asing asal Amerika Serikat untuk membenamkan dananya di Indonesia. Gelombang antusiasme para pemilik modal tersebut saat ini lebih didominasi oleh instrumen portofolio berupa obligasi dan saham, dibandingkan investasi langsung secara fisik.

"Sekarang mereka bilang mereka semakin bersemangat untuk melakukan investasi di Indonesia," papar Purbaya seperti dikutip dari tayangan Headline News di Metro TV, Minggu (19/4/2026).

Pernyataan ini merupakan hasil pertemuannya dengan sejumlah investor global di Washington DC, Selasa (14/4/2026) waktu setempat. Purbaya menjelaskan, sasaran utama aliran dana saat ini memang belum berfokus penuh pada Foreign Direct Investment atau penanaman modal di sektor riil. Mereka lebih melirik keamanan instrumen pendapatan tetap serta bursa saham, meskipun perlahan minat untuk masuk ke sektor riil mulai terlihat.

Sebelum mengeksekusi penempatan dana bernilai besar, para pelaku pasar global ini membutuhkan kepastian terkait arah kebijakan makroekonomi dan tata kelola anggaran. Langkah kalkulatif tersebut menjadi prasyarat mutlak guna menilai apakah strategi perekonomian pemerintah berjalan kredibel serta berkelanjutan.

"Jadi yang penting adalah pandangan investor Amerika dan global, mungkin global juga ya, ke Indonesia itu berubah dan mereka mulai mempercayai program-program Prabowo dan yang penting mereka melihat ke depan kita bisa tumbuh secara berkesinambungan," terangnya.

Keyakinan pasar global yang semakin positif ini diyakini akan segera memasuki tahap realisasi dalam waktu dekat. Suntikan dana segar dari luar negeri tersebut ditargetkan dapat mengerek performa pasar modal nasional ke level yang lebih kokoh.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Kampus, Kuliner, Keuangan
wwwwww