Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
19 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
8 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Pastikan Organisasi PB MI Berjalan, LaNyalla: Kami Sudah Tunjukkan Bukti

Pastikan Organisasi PB MI Berjalan, LaNyalla: Kami Sudah Tunjukkan Bukti
LaNyalla Mahmud Mattalitti dan Menpora Erick Thohir. (PB MI)
Jum'at, 10 April 2026 16:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Ada catatan penting yang disampaikan Ketua Umum PB MI, LaNyalla Mahmud Mattalitti di hadapan 38 utusan Pengprov MI se-Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muaythai Indonesia di Hotel Bidakara Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Mantan Ketua Umum PSSI menegaskan komitmen organisasi dalam meningkatkan prestasi dan pembinaan atlet, sekaligus membuka secara transparan dinamika internal yang tengah terjadi di tubuh organisasi.

Dalam pidatonya, LaNyalla mengungkapkan bahwa PB MI tetap menunjukkan capaian positif di tingkat internasional. Pada ajang SEA Games Thailand, tim muaythai Indonesia berhasil meraih satu medali perak dan empat medali perunggu dari enam nomor yang diikuti.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan tetap berjalan. Bahkan seharusnya kita bisa meraih emas, namun ada faktor non-teknis yang tidak bisa kita kendalikan,” ujar LaNyalla.

Di hadapan Menpora Erick Thohir, Ketua KONI Pusat Marciano Norman, dan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, LaNyalla menjanjikan cabang olahraga Muaythai bakal menyumbangkan medali emas pada SEA Games Malaysia 2027.  

Di sisi lain, LaNyalla juga secara terbuka menyinggung adanya dinamika internal organisasi, termasuk munculnya surat mosi tidak percaya dari sejumlah pengurus provinsi. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah dibantah dengan bukti program kerja yang telah dijalankan PB MI selama ini.

“Kami sudah menunjukkan seluruh bukti bahwa organisasi tetap berjalan dan program pembinaan dilaksanakan. Tuduhan tersebut tidak terbukti dan justru merugikan organisasi,” tegasnya.

Sebagai langkah organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), PB MI mengambil keputusan untuk membekukan kepengurusan provinsi yang dinilai melayangkan tuduhan tanpa dasar.

“Kami terpaksa mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan yang menyampaikan tuduhan tanpa bukti. Ini demi menjaga marwah organisasi dan keberlangsungan pembinaan,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa sebagian peserta Rakernas yang hadir saat ini merupakan Pelaksana Tugas (Plt) yang ditunjuk secara sah sesuai ketentuan organisasi.

Lebih lanjut, PB MI menegaskan fokus ke depan adalah menjalankan agenda strategis tahun 2026, termasuk partisipasi dalam Pekan Olahraga Beladiri di Sulawesi Utara, penyelenggaraan Kejuaraan Nasional, serta persiapan menuju SEA Games Malaysia 2027.

LaNyalla juga meminta dukungan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, Dewan Perwakilan Rakrat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), serta pemangku kepentingan olahraga nasional untuk memastikan pembinaan atlet berjalan optimal.

“Kami membutuhkan dukungan semua pihak agar pembinaan olahraga, khususnya muaythai, dapat terus berkembang dan menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia,” tutupnya. ***

wwwwww