Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
21 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
21 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
2 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Skandal Suap Kepala Daerah Menelan Korban Teror, Kediaman Pengusaha Cikarang Hangus

Skandal Suap Kepala Daerah Menelan Korban Teror, Kediaman Pengusaha Cikarang Hangus
Jurubicara KPK, Budi Prasetyo (foto: rmol/jamaludin akmal)
Rabu, 08 April 2026 16:02 WIB

JAKARTA – Praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kini merembet pada ancaman keselamatan warga sipil. Rumah milik seorang wirausaha yang berstatus sebagai saksi kunci dugaan suap proyek dilaporkan hangus diduga akibat pembakaran sengaja oleh orang tak dikenal.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi adanya serangan balik berupa teror yang menyasar pihak-pihak yang berupaya membantu penegakan hukum dalam skandal tersebut.

"Benar, dalam perkara suap ijon proyek Bekasi, KPK mendapat informasi bahwa ada salah satu saksi yang mendapat intimidasi dari pihak-pihak tertentu," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (8/4/2026).

Ancaman fisik yang dihadapi saksi ini dinilai telah melampaui batas kewajaran dan mencederai rasa aman masyarakat di tengah upaya pemberantasan rasuah.

"Informasi yang kami peroleh, bahkan sampai rumahnya diduga dibakar," paparnya.

Berdasarkan data yang ada, korban teror tersebut merupakan seorang pelaku usaha berinisial S yang berdomisili di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Insiden nahas yang merusak kediamannya itu terjadi sebelum bulan Ramadan, tepat setelah S memenuhi panggilan pemeriksaan dari tim penyidik Selasa (13/1/2026).

Kasus pelik yang memicu rentetan intimidasi ini berpusat pada kepemimpinan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Ade bersama Kepala Desa Sukadami, Kunang, dan seorang penyedia proyek dari pihak swasta, Sarjan, telah berstatus sebagai tersangka Sabtu (20/12/2025). Mereka terjerat hukum usai penyidik menggelar operasi tangkap tangan Kamis (18/12/2025).

Akar korupsi ini bermula dari siasat Ade yang menjalin permufakatan dengan Sarjan. Sepanjang Desember 2024 hingga Desember 2025, kepala daerah tersebut diduga menyalahgunakan kewenangannya untuk menagih jatah ijon proyek. Penyaluran uang pelicin ini dikendalikan melalui perantara, termasuk melibatkan ayahnya sendiri, Kunang.

Saat penindakan berlangsung, petugas menyita uang tunai Rp200 juta langsung dari kediaman Ade. Dana segar itu menjadi bukti kuat adanya aliran uang tahap keempat dari Sarjan demi memuluskan cengkeramannya atas tender proyek di lingkungan pemerintahan daerah tersebut.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww