Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
8 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

FTC Nusantara Championship 2026, Membuka Ruang Bagi Masa Depan Generasi Muda Indonesia

FTC Nusantara Championship 2026, Membuka Ruang Bagi Masa Depan Generasi Muda Indonesia
Raja Sapta Oktohari saat membuka FTC Nusantara Championship 2026. (Ist)
Minggu, 08 Februari 2026 23:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - “First Tech Challenge (FTC) Nusantara Championship 2026” bukan hanya membuka sebuah kompetisi robotika tetapi juga membentangkan ruang bagi masa depan generasi muda Indonesia. Melalui event internasional bergengsi ini terbuka peluang untuk menciptakan generasi muda yang bukan saja tangguh di bidang olahraga namun juga melek teknologi.

Kolaborasi amat penting dan strategis dalam mendukung program pemerintah Presiden Prabowo Subianto menciptakan generasi emas yang siap bersaing di tingkat global.

Demikian dikemukakan oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau Presiden National Olympic Committee of Indonesia (NOC) Raja Sapta Oktohari dalam sambutannya saat membuka Nusantara Regional FTC 2026 Robotics Event di SOR (Sarana Olahraga) UI, Hall B Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Minggu (8/2/2026).

Selain para peserta yang datang dari berbagai kota di Tanah Air hadir pula dalam acara pembukaan itu Chairman sekaligus Ketua Dewan Pembina Indonesia First Robotics (IFR) Dr Ilham Habibie, Ketua IFR Dr Riza Wahono, Anggota Dewan Pembina IFR Dr Yono Reksoprojo dan Dr Desra Ghazfan yang juga perwakilan dari NOC Indonesia.

“Hari ini kita tidak hanya membuka sebuah kompetisi robotika tetapi juga membuka ruang bagi masa depan generasi muda Indonesia. First Tech Challenge adalah ajang yang sangat penting, karena disinilah generasi muda belajar berpikir kritis,  memecahkan masalah, bekerja dalam tim, serta membangun karakter dalam kepemimpinan,” kata Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari di hadapan ratusan peserta dan undangan yang hadir.

Menurut Okto, nilai-nilai ini sejalan dengan semangat olimpiade dan nilai kebangsaan Indonesia. Dia menambahkan, Indonesia membutuhkan talent-talent muda yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga berintegritas dan siap bersaing secara global.

“FTC menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi tersebut.  Saya mengapresiasi seluruh panitia pendidik, mentor, relawan, serta mitra industri yang telah berkolaborasi menyelenggarakan FTC Nusantara Championship 2026. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri seperti inilah  yang akan memperkuat masa depan Indonesia,” tegas Okto.

Sementara itu Ilham Habibie yang merupakan putra Presiden ke-3 RI mengemukakan, FTC Nusantara Championship 2026 merupakan sebuah ajang robotika bergengsi yang mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dalam bidang robotika, teknologi, dan inovasi melalui program FTC. Kompetisi ini menjadi wadah strategis untuk menginspirasi dan memberdayakan generasi inovator masa depan melalui pendekatan Sains, Teknologi, Teknik, Seni, Matematika dan Sports (STEAMS).

WartaPKU.com Hisham Wahono (dua dari kiri),
Hisham Wahono (dua dari kiri), Desra, dan Ilham Habibie berserta panitia. (Ist)

“Mendukung FTC bukan sekadar menghadiri kompetisi, melainkan investasi nyata untuk masa depan bangsa. FTC menjadi fondasi menuju karier di bidang STEMS yang semakin krusial di masa depan,” kata Ilham.

Selain itu, ujar Ilham, event ini juga membuka akses ke kesempatan internasional. Peserta berpeluang melaju ke tingkat nasional hingga dunia, membangun jejaring global sejak dini.

“Lebih dari sekadar kompetisi, FTC Nusantara Championship merupakan gerakan kolaboratif antara dunia pendidikan dan dunia industri untuk menyiapkan generasi muda Indonesia yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing secara global,” ujarnya.

Sedangkan Anggota Dewan Pembina IFR Yono Reksoprojo menjelaskan, STEAMS (Science, Technologi, Engineering, Arts, Mathematics, Sports) sebagai basis Pendidikan. Dulu start dengan pendidikan berbasis STEM, kemudian sampai saat ini Pendidikan berbasis STEAM, kedepannya Pendidikan berbasis STEAMS dengan tanmbahan SPORTS sedang disusun.

“Ini gagasan baru yang bisa menempatkan olahraga sebagai fondasi dasar pendidikan sejak awal, sehingga dapat tercipta generasi, bukan cuma menguasai akademis, tetapi generasi yang sehat, sportif,” katanya.

“Gagasan STEAMS ini akan ditindaklanjuti karena penyebarluasan Olympic Values merupakan tugas dari NOC Indonesia sebagaimana tercantum di dalam Olympic Charter,” timpal Desra Ghazfan.

Dikirim ke Kejuaraan Dunia

Sementara itu Ketua Yayasan Indonesia First Robotics (IFR Foundation), A Hisham Wahono mengemukakan, Nusantara Regional FTC 2026 Robotics yang berlangsung dari 7 – 9 Februari ini, merupakan event ketiga dilaksanakan IFR. Dia mengemukakan, dari perjalanan pelaksanaan event itu terlihat peningkatan animo peserta. Kali ini hadir 490 peserta untuk tingkat SMP sampai SMA dari berbagai kota besar Indonesia. Diantaranya dari Bandung, Jabodetabek, Yogayakarta, Surabaya, Denpasar dan Mataram.

Selain itu tampil juga tim dari Malaysia dan Rusia. Kemudian ada perwakilan dari Mesir, Qatar dan Libya membantu dalam kepanitiaan.  “Melalui event ini kami ingin anak-anak itu belajar teknologi tapi tidak merasa belajar teknologi. Makanya kami kemas ada penonton dan sistem skornya. Biar mereka  seneng sehingga terus berinovasi secara teknologi,” jelas Hisham.

Menurut Hisham, robotik yang berada di bawah naungan IESPA yang dipimpin Ibnu Reza, mengambil salah satu tagline robotics is a sport.

Hisham mengatakan, dari event ini nanti akan dipilih 2 tim untuk dikirim ke World Championship 2026 di Houston, Texas, April mendatang.  Kejuaraan dunia di bawah naungan Federasi Internasional FIRST akan diikuti 110 negara.

Selama ini Indonesia memang aktif mengikuti kejuaraan internasional sejak tahun 2017. Pernah menjadi runner up dunia di Washington.

Namun Hisham menjelaskan, dalam event ini yang  paling penting bukan juaranya saja tapi  pembelajaran melek teknologi untuk anak-anak.

“Di sini itu ada sekitar 490 siswa SMP dan SMA. Jadi kita ngajarin mereka sejak dini untuk melek teknologi sehingga nanti masa depannya bisa milih mau field atau yang lain karena semuanya bisa jadi profesional. Bisa jadi programmer, mechanical engineer, bisa jadi scientist,  semua fondasi ilmunya kan dipelajarin di sini,” tuturnya. 

Melihat stratgisnya event ini maka Hisham akan terus mengembangkan ke beberapa daerah melalui Yayasan IFR. Apalagi dari peserta ini ada yang didukung pemerintah daerah seperti Depok. Pola ini nantinya akan dikembangkan di seluruh Tanah Air.

“Mungkin mulai tahun depan kita akan galakan. Apalagi sudah ada sekolah khusus. Ini bisa dikolaborasikan,” ucapnya.

Keterlibatan perusahaan Indonesia dalam FTC Nusantara Championship, kata Hisham, adalah langkah strategis untuk berperan langsung dalam pembangunan SDM Indonesia yang unggul, membantu membentuk talenta muda berkarakter inovatif dan melek teknologi, menjembatani dunia pendidikan dan industri, menyelaraskan kompetensi generasi muda dengan kebutuhan nyata dunia kerja.

“Menguatkan peran perusahaan sebagai mitra pembangunan bangsa, mewujudkan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, perusahaan tidak hanya mendukung sebuah acara, tetapi turut membangun fondasi kompetensi generasi masa depan Indonesia,” katanya.

Event FTC Nusantara Championship 2026 didukung IFR Foundation, Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi, Science Techno Park Universitas Indonesia, Decode.***

wwwwww