Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
21 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
15 menit yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Pasya Minta Timnas e-Basketball Disiplin, Nimala Dewi: Maksimalkan Peluang

Pasya Minta Timnas e-Basketball Disiplin, Nimala Dewi: Maksimalkan Peluang
Timnas eBasketball Indonesia. (DPP Perbasi)
Kamis, 15 Januari 2026 23:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Timnas e-Basketball Indonesia sukses melewati ujian pertama menuju kejuaraan dunia. Ini setelah mengemas empat kemenangan dari lima pertandingan di Pre Kualifikasi eFIBA Season 4.

Keempat kemenangan itu dicatatkan usai kalahkan Thailand dengan kedudukan 204-121, Mongolia (216-118), Malaysia (132-20), dan Kazakhstan (388-107). Adapun satu-satunya kekalahan di fase ini dirasakan Pasukan Merah Putih saat menghadapi Filipina (117-123).

Ketua eSports DPP Perbasi Pasya Marta Putra menjelaskan bahwa pertandingan ini merupakan jalur menuju babak regional qualification yang akan berlangsung pada Februari nanti.

“Jadi kami berusaha memaksimalkan momen pertandingan kemarin untuk menganalisis lawan, dan menyusun startegi saat pertandingan melawan mereka di Regional Qualifiers nanti,” ungka Pasya.

Lanjut Pasya, Filipina masih menjadi lawan yang kuat. Selisih angka pun sangat ketat. Sekalipun Indonesia sempat berhasil menang di game ke-2 saat melawan Filipina. “Tapi secara perolehan skor kami masih kalah. Sampai saat ini Filipina masih menjadi satu-satunya penghalang untuk kami lolos menuju world finals. Tapi, kami percaya, tidak ada lawan yang tidak bisa dikalahkan,” lanjutnya.

“Karena baik dari pola permainan, kompetensi skill bertanding, bahkan sampai perolehan angka pun selisihnya sangat-sangat tipis. Sangat besar kemungkinan indonesia untuk berhasil lolos tahun ini. Amin,” lanjutnya.

Berkaca pada pertandingan Pre Kualifikasi ini, Pasya optimistis Timnas e-Basketball Indonesia lolos ke panggung dunia. Ini karena dari segi skill, pola, dan strategi permainan Timnas e-Basketball Indonesia, sudah sangat luar biasa untuk bersaing.

“Tapi hal yang perlu kita sama-sama improve adalah adaptasi mental saat pertandingan. Adaptasi mental untuk tetap disiplin menjaga mood, mengkontrol ledakan-ledakan emosi, serta untuk tetap selalau percaya pada gameplan apapun yang terjadi, baik atau buruk, kita harus tetap disiplin dan selesaikan permainan sebaik mungkin,” jelasnya.

Usai selesaikan babak Pre Kualifikasi ini, Timnas e-Basketball Indonesia akan terus menyiapkan diri. Pelatnas dilakukan sampai babak kualifikasi regional berlangsung Februari nanti.

Sekjen DPP Perbasi Nirmala Dewi apresiasi semangat juang para pemain. Mereka tanpa mengenal lelah, terus berusaha mengangkat dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

“DPP Perbasi komitmen terus mendukung perjuangan Timnas e-Basketball Indonesia. Jangan pernah merasa puas dan maksimalkan peluang membawa harum nama Indonesia di semua level kejuaraan setelah kemarin di SEA Games 2025 Thailand sukses menjaga tradisi emas melalui Bola Basket 3x3 Putri dan dua medali perunggu dari Timnas 5x5 Putra maupun Putri,” tegas Nirmala Dewi. ***

wwwwww