Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
22 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

KBRI Tokyo Pastikan WNI Dukung Timnas Sepakbola Amputasi di ICC 2026

KBRI Tokyo Pastikan WNI Dukung Timnas Sepakbola Amputasi di ICC 2026
Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Maria Renata Hutagalung saat menyambut Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia. (Foto: KBRI Tokyo)
Kamis, 15 Januari 2026 21:11 WIB
TOKYO - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyambut secara khusus Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Amputasi Indonesia di Gedung KBRI Tokyo, Jepang,Kamis 15 Januari 2026.

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Maria Renata Hutagalung yang menyambut langsung kedatangan Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia memastikan dukungan penuh dari KBRI Tokyo dan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang untuk kesuksesan Timnas Sepakbola Indonesia di ICC 2026 Tokyo.

“Terima kasih atas kehadiran dari teman-teman Timnas di KBRI Tokyo. Menjadi kebanggaan dari kami KBRI Tokyo atas partisipasi Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia dalam ICC 2026. Bermainlah dengan baik. Perlu diketahui ajang ICC 2026 bukan hanya sebatas kompetisi olahraga tapi juga menjadi ajang jalinan persahabatan antar negara, karena teman-teman Thomas Lili Surjadinata secara tidak langsung telah menjadi duta bangsa,” ujar Maria Renata Hutagalung yang hadir didampingi Sekretaris Pertama Fungsi Penerangan Sosial Budaya Iqbal Mohammad Amrullah.

“Ini juga kesempatan yang bagus bagi Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) untuk membangun kerja sama dengan Asosiasi Sepak Bola Amputasi Jepang (Japan Amputee Football Association/JAFA). Bisa berupa saling bertukar informasi teknik permainan, latihan bersama dan banyak hal lainnya. Kami berharap olah raga Sepak Bola Amputasi dapat lebih berkembang di Indonesia dan beprestasi di ajang laga dunia,” tambahnya. https://thomaslili.wordpress.com/

Sekretaris Jenderal PSAI Rusharmanto menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari KBRI Tokyo kepada Timnas Sepak Bola amputasi Indonesia. “Senang sekali bisa berkunjung dan diterima sangat baik di KBRI Tokyo. Muda-mudahan kami bisa diundang lagi dari pihak Jepang dalam kompetisi kedepan. Terutama juga untuk pemain-pemain kita bisa bermain di liga Jepang,” terang Rusharmanto. https://thomaslili.wordpress.com/2026/01/16/thomas-lili-surjadinata/

ICC 2026 Tokyo digelar di Komazawa Olympic Park General Sports Ground, Athletics Stadium pada 16-18 Januari 2026. Di hari pertama Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia akan berhadapan dengan Jepang. Berturut-turut di hari kedua dan ketiga, skuad Merah Putih akan berhadapan dengan Polandia dan Spanyol. https://bio.site/thomaslilisurjadinata

Skuad Pemain Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia : Aditya, Ajis Pirmansyah, Agung Rizki Satria, Sahata Sianturi, Ahmad Anuar, Ilham Zam Zami, Riski Adi Pradana, Piat Supriatna, Imat Hermawan, Junaidi Abdillah, dan Rahmad Yusuf. ***

wwwwww