Timnas Catur Putri Raih Emas, Kristianus Liem Sebut Laysa Latifah Jadi Goal Getter
![]() |
| Timnas Catur Putri Indonesia. (PB Percasi) |
Penulis: Azhari Nasution
Semula jumlah Timnas Catur Indonesia dikurangi karena dinilai Tim Review tidak punya prestasi di nomor catur tradisional. Namun, Timnas Catur Putri Indonesia telah membuktikan kamampuannya dengan merebut medali emas di nomor catur tradisional atau Catur Cepat ASEAN Quadruples pada SEA Games ke-33 Thailand 2025.
Dalam pertandingan final di Hotel Bazaar, Bangkok, Thailand, Selasa (16/12/2025), WGM IM Irene Kharisma Sukandar dan kawan-kawan mengalahkan Vietnam dengan skor 2,5-1,5 Victory Poin (VP).
Pertandingan nomor Catur Cepat ASEAN Quadruples (ASEAN Chess Women Team Rapid Quadruples) menggunakan format empat lawan empat dengan satu pemain cadangan. Timnas Catur Putri Indonesia diperkuat lima pecatur terbaik. Yakni, Women Grand Master-Internasional Master (WGM-IM) Irene Kharisma Sukandar, WGM-IM Medina Warda Aulia, WGM Dewi Ardhani Anastasia Citra, Women Internasional Master (WIM) Laysa Latifah, dan WIM Chelsie Monica Sihite.
Pelatih Kepala Timnas Catur Indonesia untuk SEA Games 2025, Kristianus Liem. menyampaikan bahwa pecatur muda Indonesia, (WIM) Laysa Latifah (19 tahun) menjadi goal getter yang memastikan kemenangan Indonesia atas Vietnam.
Laysa yang baru pertama kali ikut ajang SEA Games ini mengaku sangat senang bisa menjadi bagian dari Timnas Catur Putri Indonesia. "Bangga rasanya bisa satu tim dengan para senior saya, apalagi bisa meraih medali emas, " ujar Laysa usai meraih medali.
Dari 8 babak yang dipertandingkan, Laysa mengumpulkan 7,5 poin. Artinya, ia hanya sekali remis, makanya disebut menjadi penentu kemenangan Indonesia dalam meraih medali emas.
Kesuksesan Timnas Catur Putri Indonesia merebut medali emas pertamanya, di ajang SEA Games Thailand 2025 ini tentu sangat membanggakan, melengkapi medali yang telah diraih sebelumnya, yaitu 1 medali perak dan 2 medali perunggu.
Medali perak untuk nomor Makruk Chess Blitz Men Triples, medali perunggu untuk nomor Makruk Mix Quintuples, dan di hari ini pula Timnas Catur Putra Indonesia meraih medali Perunggu dari nomor Catur Cepat Asean Quadruples Putra.
Sayangnya, perjuangan Timnas Catur Putra Indonesia yang diperkuat IM Aditya Bagus Arfan, IM Nayaka Budhidharma, IM Satria Duta Cahaya, IM Azarya Jodi Setyaki dan IM Gilbert Elroy Tarigan gagal menembus babak final nomor Catur Cepat Asean Quadruples Putra. Dalam pertandingan semifinal, mereka harus mengakui ketangguhan tuan rumah Thailand.
Sebagai catatan, sampai hari ini sudah 4 medali emas (dari total 8 medali emas) dibagikan, dan Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mampu mencuri medali emas dari tim tuan rumah, khususnya di nomor catur tradisional Thailand.
Cabor catur SEA Games ke-33 Thailand 2025 masih menyisakan empat nomor pertandingan dari total delapan nomor yang dipertandingkan. Timnas Catur Indonesia masih berpeluang meraih medali emas pada empat nomor catur yang tersisa. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Binawidya |










