Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games ke-33 Thailand 2025

Timnas Catur Putri Raih Emas, Kristianus Liem Sebut Laysa Latifah Jadi Goal Getter

Timnas Catur Putri Raih Emas, Kristianus Liem Sebut Laysa Latifah Jadi Goal Getter
Timnas Catur Putri Indonesia. (PB Percasi)
Selasa, 16 Desember 2025 21:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Perjuangan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) GM Utut Adianto menambah kuota pecatur untuk bisa tampil di delapan nomor (4 catur standar dan 4 catur tradisional) yang dimainkan pada SEA Games ke-33 Thailand 2025 telah membuahkan hasil.

Semula jumlah Timnas Catur Indonesia dikurangi karena dinilai Tim Review tidak punya prestasi di nomor catur tradisional. Namun, Timnas Catur Putri Indonesia telah membuktikan kamampuannya dengan merebut medali emas di nomor catur tradisional atau Catur Cepat ASEAN Quadruples pada SEA Games ke-33 Thailand 2025.

Dalam pertandingan final di Hotel Bazaar, Bangkok, Thailand, Selasa (16/12/2025), WGM IM Irene Kharisma Sukandar dan kawan-kawan mengalahkan Vietnam dengan skor 2,5-1,5 Victory Poin (VP).

Pertandingan nomor Catur Cepat ASEAN Quadruples (ASEAN Chess Women Team Rapid Quadruples) menggunakan format empat lawan empat dengan satu pemain cadangan. Timnas Catur Putri Indonesia diperkuat lima pecatur terbaik. Yakni, Women Grand Master-Internasional Master (WGM-IM) Irene Kharisma Sukandar, WGM-IM Medina Warda Aulia, WGM Dewi Ardhani Anastasia Citra, Women Internasional Master (WIM) Laysa Latifah, dan WIM Chelsie Monica Sihite.

Pelatih Kepala Timnas Catur Indonesia untuk SEA Games 2025, Kristianus Liem. menyampaikan bahwa pecatur muda Indonesia, (WIM) Laysa Latifah (19 tahun) menjadi goal getter yang memastikan kemenangan Indonesia atas Vietnam.

Laysa yang baru pertama kali ikut ajang SEA Games ini mengaku sangat senang bisa menjadi bagian dari Timnas Catur Putri Indonesia. "Bangga rasanya bisa satu tim dengan para senior saya, apalagi bisa meraih medali emas, " ujar Laysa usai meraih medali.

Dari 8 babak yang dipertandingkan, Laysa mengumpulkan 7,5 poin. Artinya, ia hanya sekali remis, makanya disebut menjadi penentu kemenangan Indonesia dalam meraih medali emas.

Kesuksesan Timnas Catur Putri Indonesia merebut medali emas pertamanya, di ajang SEA Games Thailand 2025 ini tentu sangat membanggakan, melengkapi medali yang telah diraih sebelumnya, yaitu 1 medali perak dan 2 medali perunggu.

Medali perak untuk nomor Makruk Chess Blitz Men Triples, medali perunggu untuk nomor Makruk Mix Quintuples, dan di hari ini  pula Timnas Catur Putra Indonesia meraih medali Perunggu dari nomor Catur Cepat Asean Quadruples Putra.

Sayangnya, perjuangan Timnas Catur Putra Indonesia yang diperkuat IM Aditya Bagus Arfan, IM Nayaka Budhidharma, IM Satria Duta Cahaya, IM Azarya Jodi Setyaki dan IM Gilbert Elroy Tarigan gagal menembus babak final nomor Catur Cepat Asean Quadruples Putra. Dalam pertandingan semifinal, mereka harus mengakui ketangguhan tuan rumah Thailand.

Sebagai catatan, sampai hari ini sudah 4 medali emas (dari total 8 medali emas) dibagikan, dan Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mampu mencuri medali emas dari tim tuan rumah, khususnya  di nomor catur tradisional Thailand.

Cabor catur SEA Games ke-33 Thailand 2025 masih menyisakan empat nomor pertandingan dari total delapan nomor yang dipertandingkan. Timnas Catur Indonesia masih berpeluang meraih medali emas pada empat nomor catur yang tersisa. ***

wwwwww