Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
11 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
7 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
4
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Ujaran Kebencian Suporter Persib, Resbob Diduga Menghindar dari Kejaran Aparat

Ujaran Kebencian Suporter Persib, Resbob Diduga Menghindar dari Kejaran Aparat
YouTuber Resbob. (foto: tangkapan layar/medsos)
Senin, 15 Desember 2025 11:43 WIB

JAKARTA – Upaya pencarian terhadap YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob masih dilakukan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat. Kreator konten tersebut diduga menyebarkan ujaran kebencian terhadap suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking, melalui siaran langsung di media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan penyelidikan terus dikembangkan sejak laporan masyarakat diterima. Polisi menduga Resbob sengaja berpindah tempat untuk menghindari penangkapan.

“Tim kami telah melakukan pelacakan di beberapa wilayah. Lokasi awal yang terlacak berada di Jakarta,” ujar Hendra, Senin (15/12/2025).

Penyidik kemudian mendatangi rumah orang tua Resbob di Jakarta. Dari hasil penelusuran lanjutan, aparat bergerak ke Jawa Timur, termasuk Surabaya dan Pasuruan, guna menelusuri keberadaan pelaku.

Dalam rangkaian pencarian tersebut, keterangan dari lingkungan terdekat juga dihimpun. “Kami telah bertemu dengan pacarnya berdasarkan informasi dari penyidik yang melakukan penyelidikan,” katanya.

Informasi terbaru yang diterima kepolisian menyebutkan Resbob kembali berpindah ke wilayah Jawa Tengah. Aparat masih melakukan pengejaran untuk memastikan lokasi terkini sekaligus melakukan pengamanan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar memberikan rasa keadilan dan menjaga kondusivitas, baik di masyarakat Sunda maupun di media sosial,” ungkap Hendra.

Kasus ini mencuat setelah siaran langsung Resbob beredar luas. Dalam tayangan tersebut, ia melakukan livestream sambil mengemudi bersama rekannya dan merespons pertanyaan warganet. Salah satu pertanyaan dari pengguna asal Bandung justru dibalas dengan ucapan kasar yang ditujukan kepada suporter Persib Bandung Viking serta disertai hinaan terhadap suku Sunda.

Cuplikan video itu dengan cepat menyebar dan memicu reaksi keras. Sejumlah elemen masyarakat di Jawa Barat menyampaikan kecaman dan melaporkannya ke kepolisian, termasuk kelompok suporter Viking dan organisasi Aliansi Sunda Ngahiji.

Usai polemik berkembang, Resbob sempat menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosialnya. Ia mengaku kejadian tersebut berlangsung saat livestream di Surabaya, Jawa Timur, dan menyebut tidak sepenuhnya sadar karena berada dalam pengaruh minuman keras. Meski demikian, penyelidikan tetap berlanjut hingga kini. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Kabar Bertuah, Cendekia
wwwwww