Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
20 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
19 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
10 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games ke-33 Thailand 2025

Timnas Bulutangkis Beregu Putri Indonesia Sumbang Perak

Timnas Bulutangkis Beregu Putri Indonesia Sumbang Perak
Putri Kusuma Wardani. (PP PBSI)
Rabu, 10 Desember 2025 19:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKOK – Timnas Bulutangkis Beregu Putri Indonesia harus puas menempati peringkat kedua dan berhak atas medali perak usai dikalahkan tuan rumah Thailand di babak final SEA Games ke-33 Thailand 2025 yang digelar di Thammasat University. Bangkok, Thailand, Rabu (10/12/2025).

Timnas Indonesia sebenarnya mengawali pertandingan dengan meraih kemenangan melalui Putri Kusuma Wardani yang berhadapan dengan Pornpawee Chochuwong. Putri KW menang tiga gim, 21-8, 13-21, 21-16.

“Pertandingan hari ini menurut aku cukup puas, tapi secara keseluruhan tetap ada tegang dan pressure, apalagi karena aku yang membuka pertandingan untuk Indonesia. Tapi semua itu aku pelajari dari dua pertandingan sebelumnya. Pressure itu justru aku jadikan motivasi untuk bisa terus membuka poin 1-0 untuk Indonesia,” kata Putri KW.

“Dukungan dari suporter, tim Indonesia, tim aku sendiri, serta pelatih Pak Imam dan Cici di belakang itu sangat membantu. Itu yang membuat aku semangat dan bisa bangkit. Momen keyakinan mulai muncul ketika aku tertinggal 12-7. Saat mengejar poin jadi 11-12 dan akhirnya bisa menyamakan kedudukan, di situ aku merasa, masih bisa, satu poin lagi,” imbuhnya.

Di partai kedua, pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum gagal menambah poin kemenangan buat Tim Indonesia. Keduanya kalah dari Benyapa Aimsaard/Supissara Paewsampran dengan skor 18-21, 21-11, 18-21.

Gregoria Mariska Tunjung pun belum mampu menjaga asa untuk Tim Indonesia usai takluk di tangan Ratchanok Intanon 7-21, 15-21 pada partai ketiga. Kekalahan ini membuat skor menjadi 2-1 untuk Thailand.

Pada partai keempat, ganda kedua yang dihuni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga belum mampu merebut kemenangan dari Ornnicha Jongsathapornparn/Jhenicha Sudjaipraparat usai kalah 19-21 dan 18-21. Hasil ini juga memastikan Tim Indonesia membawa pulang medali perak untuk nomor beregu putri bulutangkis SEA Games Thailand 2025.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyebut bangga atas kerja keras yang telah dilakukan Timnas Bulutangkis Beregu putri Indonesia. 

“Di atas lapangan itu bercucuran keringat dan air mata. Tadi mereka sampai jatuh-jatuhan. Ini hasil terbaik mereka, kita tunggu medali dari nomor selanjutnya,” tutup Okto. ***

wwwwww