Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
16 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
17 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
14 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
17 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
3 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
30 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  Gelanggang

NOC Indonesia Perkuat Perlindungan Atlet di SEA Games Thailand 2025

NOC Indonesia Perkuat Perlindungan Atlet di SEA Games Thailand 2025
Raja Sapta Oktohari. (NOC Indonesia)
Selasa, 09 Desember 2025 01:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) kembali menurunkan Safeguarding Officer dalam mendampingi atlet-atlet Kontingen Indonesia yang akan tampil di SEA Games ke-33 Thailand 2025. Ini menjadi kali kedua Safeguarding Officer hadir secara langsung di multievent regional setelah di Asian Youth Games Bahrain 2025.

Dalam beberapa tahun terakhir, Safeguarding Team NOC Indonesia menerima berbagai laporan terkait tindakan yang masuk dalam kategori pelecehan fisik, verbal, psikologis hingga digital. Dengan hadirnya Safeguarding Officer secara aktif di lapangan, setiap laporan dapat ditangani cepat, tepat, dan profesional sesuai standar internasional Safe Sport.

Kehadiran safeguarding officer ini sebagai langkah nyata menjaga keamanan, kenyamanan, dan martabat seluruh atlet saat berlaga. Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menegaskan bahwa prestasi atlet harus selalu sejalan dengan perlindungan hak dan kehormatan mereka sebagai manusia.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap atlet Tim Indonesia bertanding dengan rasa aman dan bangga membawa Merah Putih. Prestasi tidak akan berarti jika tidak dibarengi perlindungan. Tanggung jawab utama kita adalah menjaga atlet, baik fisik, mental, maupun martabat mereka,” ujar Okto.

NOC Indonesia secara konsisten mengingatkan atlet, pelatih, dan ofisial untuk berani melapor apabila menemukan atau mengalami tindakan pelecehan atau kekerasan dalam bentuk apa pun. Safeguarding Officer akan menjadi pihak pertama yang memastikan pendampingan dan jalur pelaporan yang aman, rahasia, dan terstruktur.

Safeguarding Officer Tim Indonesia di SEA Games Thailand 2025, Tabitha Charmaine Sumendap, menekankan bahwa edukasi dan keberanian melapor menjadi kunci perubahan budaya di dunia olahraga.

“Safeguarding bukan hanya soal menangani laporan, tetapi juga membangun lingkungan yang aman dan saling menghormati. Atlet harus tahu bahwa mereka berhak mendapatkan perlindungan, bebas dari pelecehan dan tekanan apa pun,” ujar Tabitha.

Pendekatan safeguarding juga diperkuat melalui dukungan medis dan edukasi berkelanjutan. Sophia Hage, Wakil Komisi Medis NOC Indonesia, menegaskan pentingnya integrasi antara perlindungan psikologis dan kesehatan atlet secara menyeluruh.

“Kesehatan atlet bukan hanya fisik. Kesehatan mental dan rasa aman merupakan fondasi performa terbaik. Dengan safeguarding, kita memastikan atlet terlindungi dalam setiap aspek,” jelas Sophia.

Safeguarding Team menyiapkan berbagai kanal pelaporan, konsultasi langsung di Athletes’ Village, serta materi edukasi terkait kategori pelecehan dan mekanisme pengaduan. Setiap laporan akan diproses sesuai pedoman yang berlaku serta berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila diperlukan.

Melalui langkah konkret ini, NOC Indonesia terus memperkuat komitmen Safe Sport for All—bahwa setiap atlet berhak meraih mimpi tanpa rasa takut. Perlindungan adalah bagian dari kemenangan, dan budaya olahraga yang aman adalah fondasi prestasi Indonesia di panggung dunia. ***

wwwwww