Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
14 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
12 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
11 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
14 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
18 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Menpora Erick Thohir Minta Masukan KONI Pusat Terkait Deregulasi 191 Permenpora

Menpora Erick Thohir Minta Masukan KONI Pusat Terkait Deregulasi 191 Permenpora
Menpora Erick Thohir dan Marciano Norman saat membahas deregulasi 191 Permenpora (Ist)
Kamis, 04 Desember 2025 17:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meminta masukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait deregulasi Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) yang pada saat ini tengah digodok di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Permintaan itu disampaikan Menpora Erick saat melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor KONI Pusat dan bertemu dengan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman di Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

"Tadi salah satu yang saya sampaikan bahwa kami [Kemenpora] meminta masukan mengenai yang sedang kami jalankan yaitu deregulasi 191 Permenpora," ujar Erick kepada wartawan usai pertemuan.

Keputusan untuk menyederhanakan 191 Permenpora sejak 2009 menjadi lima hingga 20 saja dilakukan mengingat terdapat banyak aturan yang sudah tidak relevan lagi. Salah satu yang ikut tergusur yakni Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 tentang Standar Pengelolaan Organisasi Olahraga Lingkup Olahraga Prestasi. Permen ini sempat menimbulkan polemik di antara pemangku kepentingan olahraga nasional.

"Program [deregulasi] ini akan tuntas— janjinya dari tim Desember ini selesai. Jadi, baru nanti di awal tahun depan kami mulai berdiskusi kepada publik dan tentu stakeholder olahraga apa yang kita bisa lakukan," ujar Erick.

Dalam pertemuan ini, diskusi juga mengarah ke konsolidasi antara KONI dan Pemerintah. Kedua belah pihak sepakat untuk membuat program besar di tahun yang akan datang agar olahraga nasional bisa punya prestasi mentereng di masa mendatang.

Menpora Erick menyebut fokus terbesar terutama kepada olahraga-olahraga yang harus disiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON), dan bisa berlanjut ke SEA Games, Asian Games, serta Olimpiade.

"Insya Allah tahun depan kita coba membuat sebuah program bersama yang kita tadi lakukan untuk kebaikan masyarakat olahraga dan tentu kami mendukung apa yang dilakukan Pak Marciano dalam melakukan transformasi di KONI selama ini," kata Erick.

Bahasan lain dalam kunjungan kerja ini adalah penyelenggaraan PON 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang fokus pada cabang olahraga Olimpiade serta PON dua tahunan seperti PON Bela Diri/2025 di Kudus baru-baru ini.

Selain itu, ada juga diskusi terkait PON Pantai 2026 yang rencananya akan berlangsung di Jakarta serta rencana menggelar PON Indoor serta PON Remaja pada tahun 2027 nanti. ***

wwwwww