Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Jelang SEA Games ke-33 Thailand 2025

Usai TC di Uzbekistan, Timnas Tinju Optimistis Raih Satu Medali Emas

Usai TC di Uzbekistan, Timnas Tinju Optimistis Raih Satu Medali Emas
Hengky Silatang dan Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. (Ist)
Rabu, 19 November 2025 15:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERBATI) pimpinan Ray Zulham Farras Nugraha optimistis Timnas Tinju Indonesia bakal mampu memenuhi target satu medali emas pada SEA Games ke-33 yang akan berlangsung di Thailand, 9-20 Desember 2025 mendatang.

“PERBATI optimistis Timnas Tinju Indonesia bisa memenuhi target satu medali emas di Thailand nanti. Mudah-mudahan saja bisa lebih,” kata Sekjen PERBATI Hengky Silatang di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Untuk memenuhi target tersebut, kata Hengky, Timnas Tinju Indonesia sudah melakukan Training Camp (TC) dan latih tanding di Vietnam dan Uzbekistan masing-masing selama tiga minggu. Tujuannya, bukan hanya meningkatkan prestasi tetapi menambah pengalaman bertanding.  

“Kita memilih TC terakhir di Uzbekistan karena negara pecahan Rusia itu sudah menjadi kiblat tinju amatir dunia. Mereka berhasil merebut lima medali emas pada di Olimpiade Paris 2024. Karena hubungan kita cukup baik maka anak-anak diberikan kesempatan menjalani latih tanding dengan petinju Olimpiadenya,” jelas Hengky Silatang.

Waspadai Masalah Non Teknis

Untuk bisa memenuhi target tersebut, kata Hengky, memang tidak mudah. Selain Filipina dan Vietnam, ada tuan rumah Thailand menjadi saingan terberat. Apalagi, Negeri Gajah Putih berambisi menjadikan cabang olahraga tinju sebagai tambang emas dalam upaya mempertahankan gelar juara umum pada pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Ternggara edisi ke-33 tersebut.

Dari segi skill, pemilik HS Boxing Camp Ciseeng Bogor ini menyebut petinju Indonesia tidak kalah dengan Filipina dan Thailand.  Namun, dia meneyebut faktor non teknis patut diwaspadai.

“Petinju kita itu tidak kalah skillnya dengan Filipina dan Thailand. Yang, kita waspadai itu faktor non teknis yang sering terjadi. Biasanya tuan rumah lebih diuntungkan dalam masalah penilaian,” ungkapnya.  ***

wwwwww