Usai TC di Uzbekistan, Timnas Tinju Optimistis Raih Satu Medali Emas
![]() |
| Hengky Silatang dan Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
“PERBATI optimistis Timnas Tinju Indonesia bisa memenuhi target satu medali emas di Thailand nanti. Mudah-mudahan saja bisa lebih,” kata Sekjen PERBATI Hengky Silatang di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Untuk memenuhi target tersebut, kata Hengky, Timnas Tinju Indonesia sudah melakukan Training Camp (TC) dan latih tanding di Vietnam dan Uzbekistan masing-masing selama tiga minggu. Tujuannya, bukan hanya meningkatkan prestasi tetapi menambah pengalaman bertanding.
“Kita memilih TC terakhir di Uzbekistan karena negara pecahan Rusia itu sudah menjadi kiblat tinju amatir dunia. Mereka berhasil merebut lima medali emas pada di Olimpiade Paris 2024. Karena hubungan kita cukup baik maka anak-anak diberikan kesempatan menjalani latih tanding dengan petinju Olimpiadenya,” jelas Hengky Silatang.
Waspadai Masalah Non Teknis
Untuk bisa memenuhi target tersebut, kata Hengky, memang tidak mudah. Selain Filipina dan Vietnam, ada tuan rumah Thailand menjadi saingan terberat. Apalagi, Negeri Gajah Putih berambisi menjadikan cabang olahraga tinju sebagai tambang emas dalam upaya mempertahankan gelar juara umum pada pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Ternggara edisi ke-33 tersebut.
Dari segi skill, pemilik HS Boxing Camp Ciseeng Bogor ini menyebut petinju Indonesia tidak kalah dengan Filipina dan Thailand. Namun, dia meneyebut faktor non teknis patut diwaspadai.
“Petinju kita itu tidak kalah skillnya dengan Filipina dan Thailand. Yang, kita waspadai itu faktor non teknis yang sering terjadi. Biasanya tuan rumah lebih diuntungkan dalam masalah penilaian,” ungkapnya. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Binawidya |











