Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Balai Kota

BGN Kritik Penguasaan 41 SPPG oleh Yasika Aulia, Sebut Aturan Jelas Dilanggar

BGN Kritik Penguasaan 41 SPPG oleh Yasika Aulia, Sebut Aturan Jelas Dilanggar
Wakil Ketua BGN, Nanik S Deyang.
Selasa, 18 November 2025 08:51 WIB

JAKARTA – Penguasaan 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Yasika Aulia Ramadhani, putri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, memantik perhatian publik. Yasika yang menjadi Pembina Yayasan Yasika Group disebut mengelola jaringan SPPG terbesar di provinsi tersebut.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, menyatakan bahwa jumlah tersebut tidak sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
“Aturannya satu yayasan bolehnya 10 SPPG dalam satu provinsi,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Ia menegaskan bahwa pengelolaan yang terkonsentrasi pada satu yayasan berpotensi menimbulkan monopoli layanan.
“Saya tidak setuju monopoli,” tekan Nanik.

Isu ini semakin ramai diperbincangkan setelah Yasika Group meresmikan 10 dapur baru di Kabupaten Bone pada Jumat (14/11/2025). Acara tersebut berlangsung di Jalan Merdeka, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, dan dihadiri berbagai pihak.

Dalam sambutannya, Yasika menyampaikan bahwa yayasannya kini telah mengoperasikan 41 dapur SPPG. Sebaran dapur meliputi 16 unit di Makassar, 3 di Parepare, 2 di Gowa, serta 10 dapur baru di Bone. Selain itu, tiga dapur tambahan sedang diselesaikan di Tanete Riattang, Dua Boccoe, dan Kajuara.

Sorotan dari BGN menandai perlunya evaluasi atas tata kelola SPPG di Sulsel, terutama terkait pemerataan akses dan kepatuhan terhadap regulasi yang membatasi pengelolaan oleh satu yayasan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Balai Kota, Parlemen
wwwwww