Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Emosi Tak Terkendali, Pria Lansia Dorong Lurah di Medan Timur hingga Terjatuh ke Selokan

Emosi Tak Terkendali, Pria Lansia Dorong Lurah di Medan Timur hingga Terjatuh ke Selokan
Jum'at, 17 Oktober 2025 08:20 WIB

MEDAN – Upaya pemerintah kelurahan menertibkan jalan lingkungan di Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, berubah ricuh. Seorang warga bernama Mawardi (61) kini harus berurusan dengan hukum setelah mendorong Lurah Perintis, Muhammad Fadli, hingga terjatuh ke dalam selokan.

Peristiwa tersebut terjadi Senin (13/10/2025) saat petugas kelurahan bersama warga membongkar polisi tidur dari ban bekas di Jalan Madupuro. Pembongkaran dilakukan karena banyak pengendara mengeluh, polisi tidur terlalu tinggi dan membahayakan pengguna jalan.

Namun, Mawardi yang merasa keberatan polisi tidur di depan rumahnya dibuka, terlibat perdebatan panas dengan Lurah Fadli. Adu argumen berlanjut hingga saling dorong, dan dalam hitungan detik Fadli terjatuh ke selokan. Seragam dinasnya basah dan berlumpur.

Setelah insiden itu, Fadli tetap mencoba bersikap tenang dan menggiring pelaku ke kantor kelurahan untuk dimintai keterangan. Tidak lama kemudian, kasus ini dilaporkan ke Polsek Medan Timur.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Roni, membenarkan bahwa pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Pelaku dijerat Pasal 351 Ayat 1 KUHP tentang penganiayaan karena menyebabkan korban luka di tangan dan kaki,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).

Mawardi kini mendekam di ruang tahanan Polsek Medan Timur. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut untuk melengkapi berkas perkara.

Warga sekitar berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar setiap persoalan di lingkungan dapat diselesaikan dengan dialog, bukan emosi. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww