Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
![]() |
Penulis: M Rafdinal Adrianto
Peristiwa pembobolan ini terjadi pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 03.20 WIB. Jejak kejahatan kawanan tersebut terbongkar melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar area bangunan. Berdasarkan tayangan visual itu, para pelaku terlihat terorganisir dan saling berbagi tugas saat beraksi dalam kondisi lingkungan yang sepi.
Pemilik toko, Arya membenarkan bahwa gerak-gerik para terduga pelaku terekam jelas. Ia mengamati ada tiga orang yang mendatangi tempat usahanya dengan taktik yang cukup terencana sebelum berhasil merangsek masuk.
"Dari rekaman CCTV di luar, pelaku berjumlah tiga orang dan mempunyai peran masing-masing," terang Arya, Selasa (3/11/2026).
Ia merinci lebih jauh mengenai taktik pelaku di lapangan. Awalnya, mereka merusak gembok asli yang mengunci pintu rolling door toko. Namun alih-alih membuangnya, gembok yang rusak itu justru dipindahkan dan dipasang ke pintu rumah toko (ruko) milik tetangga sebelahnya. Sebaliknya, pintu toko korban dikunci dari luar menggunakan gembok baru yang sudah dipersiapkan kawanan tersebut.
Modus menukar gembok ini diduga kuat sengaja dilakukan untuk mengurung dan menghambat pergerakan korban dari dalam. Taktik tersebut membuat penghuni kesulitan keluar apabila terbangun dan menyadari ada aktivitas mencurigakan di luar bangunan.
Akibat insiden ini, Arya kehilangan banyak aset berharga. Selain stok rokok jualan, uang tunai, dan perhiasan emas, para pelaku juga membawa lari satu unit sepeda motor Yamaha Filano berwarna putih dengan nomor polisi BM 4828 DBB.
Merespons kejadian yang merugikannya, korban telah menyerahkan bukti rekaman CCTV sekaligus membuat laporan resmi ke Polresta Pekanbaru. Ia sangat menaruh harapan agar aparat kepolisian segera melacak identitas para pelaku dan menemukan kembali barang-barang berharga miliknya yang telah raib. (wpb)
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Tenayan Raya |








