Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
16 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
Gelanggang
16 jam yang lalu
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
4
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
5
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
12 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Kalah Terhormat di Jeddah, Kluivert: Pemain Timnas Bertarung Tanpa Rasa Takut

Kalah Terhormat di Jeddah, Kluivert: Pemain Timnas Bertarung Tanpa Rasa Takut
Kamis, 09 Oktober 2025 10:48 WIB
JAKARTA – Pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, mengaku bangga meski kecewa setelah skuad Garuda harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2–3 dalam lanjutan Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.

Meski gagal membawa pulang poin, pelatih asal Belanda itu memuji determinasi para pemainnya yang disebut tampil penuh semangat dan pantang menyerah. “Saya kecewa dengan hasilnya, tapi para pemain saya bertarung seperti singa. Mereka menunjukkan mental luar biasa,” ujar Kluivert dalam konferensi pers usai laga.

Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Kevin Diks, namun kehilangan momentum di babak kedua setelah Arab Saudi berhasil membalikkan keadaan. “Kami memulai laga dengan baik, tapi setelah unggul, kami kehilangan kendali dan ruang antar lini. Lawan memanfaatkan celah itu dengan sangat baik,” jelasnya.

Kluivert menilai gol pertama Arab Saudi menjadi titik balik yang mengubah arah pertandingan. Ia juga menyoroti lemahnya transisi pertahanan setelah unggul, namun menegaskan kekalahan ini bukan karena kurangnya usaha atau semangat bertarung.

“Kami memang kesulitan menjaga ritme setelah gol pertama mereka, tapi saya tidak akan menyalahkan siapa pun. Para pemain sudah memberikan segalanya,” katanya.

Beberapa pemain yang berkarier di luar negeri baru bergabung dua hari sebelum pertandingan, namun Kluivert menegaskan hal itu bukan alasan. “Ya, kondisi itu tidak ideal, tapi kami harus profesional. Saya tidak suka bersembunyi di balik alasan,” tegas pelatih berusia 48 tahun itu.

Kluivert juga memberikan apresiasi khusus kepada kiper utama, Marteen Paes, yang tampil gemilang meski kebobolan tiga gol. “Paes tampil luar biasa. Ia melakukan beberapa penyelamatan penting dan tetap tenang di bawah tekanan,” ujarnya.

Terkait absennya bek kiri Calvin Verdonk, Kluivert menjelaskan sang pemain masih menjalani pemulihan cedera paha. “Ada sedikit robekan otot di paha. Kami pantau terus, mudah-mudahan bisa kembali untuk laga berikutnya melawan Irak,” katanya.

Mantan striker Barcelona itu menegaskan bahwa fokus tim kini tertuju pada pertandingan penting berikutnya melawan Irak, yang akan berlangsung Ahad (12/10/2025). “Kami akan evaluasi, memperbaiki kesalahan, dan tampil lebih kuat. Perjalanan masih panjang,” tutur Kluivert.

Dengan hasil ini, Indonesia menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup B dan masih memiliki peluang untuk melangkah ke babak selanjutnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Gelanggang, Mimbar Bertuah
wwwwww