Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
14 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Harga Emas Dunia Tembus Rekor USD 3.900, Ketidakpastian Global Picu Aksi Borong Investor

Harga Emas Dunia Tembus Rekor USD 3.900, Ketidakpastian Global Picu Aksi Borong Investor
Harga emas spot naik 1,8% menjadi USD 3.956,19 per ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday USD 3.969,91. Ilustrasi harga emas dunia hari ini (foto by ai)
Selasa, 07 Oktober 2025 10:05 WIB
JAKARTA – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, menembus level di atas USD 3.900 per ons pada perdagangan Senin (7/10/2025). Lonjakan ini dipicu oleh ekspektasi kuat pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dan meningkatnya ketegangan politik di sejumlah negara besar.

Berdasarkan data CNBC, Selasa (7/10/2025), harga emas spot naik 1,8 persen ke USD 3.956,19 per ons, sempat mencapai level intraday tertinggi USD 3.969,91. Sementara emas berjangka AS pengiriman Desember ditutup menguat 1,7 persen menjadi USD 3.976,3 per ons.

Analis Marex, Edward Meir, menyebut bahwa reli harga emas kali ini didorong oleh kombinasi faktor ekonomi dan politik yang saling memperkuat. “Ketidakstabilan di Prancis, kenaikan imbal hasil obligasi Jepang karena kekhawatiran inflasi, serta penutupan pemerintahan AS telah memperkuat permintaan terhadap emas,” katanya.

Krisis politik di Prancis semakin dalam setelah Perdana Menteri Sebastien Lecornu bersama kabinetnya mengundurkan diri hanya beberapa jam setelah dilantik. Di sisi lain, Amerika Serikat masih dilanda kebuntuan politik akibat penutupan pemerintahan yang sudah memasuki hari keenam dan berpotensi menimbulkan PHK massal pegawai negeri.

Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, investor kembali memburu emas sebagai aset pelindung nilai atau *safe haven*. Harga emas telah naik sekitar 50 persen sejak awal 2025, ditopang oleh pembelian besar-besaran bank sentral dunia dan pelemahan dolar AS.

“Fakta bahwa harga emas mendekati USD 4.000 menunjukkan investor besar mulai mengincar titik psikologis baru,” tambah Meir.

UBS dalam laporan risetnya menyebut, pasar kini memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan ini dan satu kali lagi pada Desember. “Dengan arah kebijakan moneter yang lebih longgar dan ketegangan geopolitik yang belum reda, kami memperkirakan harga emas bisa menembus USD 4.200 per ons sebelum akhir tahun,” tulis UBS.

Selain emas, harga logam mulia lain juga mengalami kenaikan. Perak spot naik 1,4 persen ke USD 48,66 per ons—level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Platinum menguat 1,4 persen menjadi USD 1.626,75 per ons, dan paladium melonjak 4,3 persen ke USD 1.315,17 per ons. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Kabar Bertuah, Pasar & Niaga
wwwwww