Home  /  Berita  /  Balai Kota

Giliran Bicara di Awal, Prabowo Punya Panggung Besar di Sidang PBB

Giliran Bicara di Awal, Prabowo Punya Panggung Besar di Sidang PBB
Presiden Prabowo Subianto mengikuti pertemuan bersama pimpinan negara-negara anggota BRICS yang dilangsungkan secara virtual, Senin (8/9/2025). (foto: instagram/@presidenrepublikindonesia)
Jum'at, 12 September 2025 05:11 WIB

JAKARTA – Indonesia mendapat kehormatan berbicara di awal Sidang Umum PBB yang akan digelar di New York pada 23 September mendatang. Presiden RI, Prabowo Subianto, dijadwalkan menyampaikan pidato pada urutan ketiga, setelah Brasil dan Amerika Serikat.

Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri, Tri Tharyat, mengatakan posisi ini diperoleh lewat undian. "Indonesia sebenarnya mendapat nomor satu dari undian. Tapi tradisi di PBB sejak lama menempatkan Brasil sebagai pembicara pertama dan Amerika Serikat kedua," ungkapnya di Gedung Palapa, Kemlu, Kamis (11/9/2025). 

Ia menjelaskan, undian ini berlaku agar semua negara mendapat kesempatan duduk dan berbicara dengan posisi berbeda setiap tahun. "Kalau tidak diundi, negara berawalan huruf awal selalu di depan, sementara yang berawalan huruf Z selalu di belakang. Jadi undian ini membuat adil," ujarnya. 

Selain soal urutan, aturan PBB juga membatasi waktu berbicara. Setiap kepala negara diberi kesempatan maksimal 15 menit. "Biasanya saat menit ke-12 lampu mulai berkedip, dan ketika lampu merah menyala berarti waktunya habis," tambah Tri.

Dengan kesempatan berbicara di awal, Indonesia dipandang mendapat panggung strategis. Pidato Prabowo akan berlangsung di hari pembukaan, saat sorotan media internasional masih penuh dan para pemimpin dunia memperhatikan jalannya sidang. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Kuliner, Balai Kota
wwwwww