Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
22 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
4 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Cendekia

Dari Warung Kopi sampai Perkebunan Sawit, Jaringan Narkoba Kuasai Ruang Publik di Sumut

Dari Warung Kopi sampai Perkebunan Sawit, Jaringan Narkoba Kuasai Ruang Publik di Sumut
Wadir Resnarkoba AKBP Diari Astetika bersama Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan saat konferensi pers pengungkapan kasus Narkotika di Polda Sumut, Medan, Kamis (11/9/2025).
Jum'at, 12 September 2025 07:31 WIB

MEDAN – Polda Sumatera Utara kembali mengungkap fakta mengejutkan soal peredaran narkoba. Transaksi narkoba di daerah ini kini merambah ke ruang-ruang publik yang tak terduga, mulai dari warung kopi, rumah kos, perkebunan sawit, hingga pemakaman umum.

"Tempat pemakaman umum ternyata sudah dimanfaatkan jaringan peredaran narkoba. Jadi bukan hanya tempat hiburan malam, tetapi hampir semua ruang publik berpotensi dijadikan lokasi transaksi," ungkap Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, AKBP Diari Astetika, dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Kamis (11/9/2025).

Menurut Diari, narkoba yang beredar sebagian besar berasal dari jaringan internasional. "Khusus sabu, itu masuk dari luar negeri. Sampai sekarang belum ditemukan pabrik narkoba di Indonesia," katanya.

Dalam operasi sejak 1 Juli hingga 10 September 2025, polisi mengungkap 114 kasus dengan menangkap 149 tersangka. Dari tangan mereka, disita sabu seberat 23,89 kg, ganja 44,72 gram, ekstasi 1.557,5 butir, serta happy five 5,5 butir.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan jumlah itu setara menyelamatkan 125.164 jiwa dari ancaman narkoba. "Estimasi nilai barang bukti sekitar Rp30,48 miliar," jelasnya.

Temuan ini menunjukkan, jaringan narkoba terus beradaptasi mencari celah di tengah masyarakat. Pemakaman umum yang selama ini identik dengan kesunyian, kini dijadikan tempat transaksi barang haram. "Ada loket-loket narkoba di pemukiman, kebun sawit, dan berbagai tempat lain. Masyarakat harus lebih waspada," tambah Diari. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Cendekia
wwwwww