Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Tambahan Anggaran Pertanian 2025, Sumbar Fokuskan Usulan pada Gambir

Tambahan Anggaran Pertanian 2025, Sumbar Fokuskan Usulan pada Gambir
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, Rabu (10/9/2025), bertemu Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman di ruang rapat Kementerian Pertanian, Jakarta.
Kamis, 11 September 2025 20:55 WIB

JAKARTA – Pertemuan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dengan Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman di Jakarta, Rabu (10/9/2025), tak hanya soal tambahan anggaran pertanian. Mahyeldi secara khusus menekankan perlunya hilirisasi gambir agar komoditas unggulan Sumbar tak hanya menjadi bahan mentah di pasar global.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tujuh kabupaten/kota di Sumbar menjadi sentra gambir terbesar di Indonesia. Pada 2024, produksi gambir mencapai 26.912 ton, menjadikan Sumbar pemasok utama dunia. Namun, potensi besar ini masih terbatas pada ekspor bahan baku tanpa pengolahan lanjutan.

"Karena itu, kami sangat berharap Kementerian Pertanian membuat program hilirisasi gambir di Sumbar. Nilai tambah akan lebih besar jika ada proses pengolahan modern yang melibatkan petani," ujar Mahyeldi usai pertemuan.

Selain mengusulkan hilirisasi gambir, Sumbar juga menerima tambahan anggaran pertanian berupa bibit jagung untuk 5.000 hektare, bibit kopi 2.000 hektare, serta bibit kelapa untuk 100 hektare. Mahyeldi hadir bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sumbar, Adib Alfikri, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura, Afniwirman, serta sejumlah kepala daerah.

Di sisi lain, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberlanjutan bantuan akan ditentukan dari keseriusan daerah mengelola program. "Daerah penerima yang tidak mampu mengelola dengan baik, tidak akan menerima bantuan tahun berikutnya," tegasnya.

Amran juga mendorong kepala daerah di Sumbar lebih agresif mencari peluang pasar, termasuk ekspor produk pertanian. "Tujuan pemberian alokasi tambahan adalah mendorong produktivitas, membuka lapangan kerja, dan memperluas usaha masyarakat," katanya.

Mahyeldi memastikan, Pemprov Sumbar bersama kabupaten/kota akan memacu produksi sekaligus memperkuat sektor hilirisasi. "Sumbar sudah swasembada beras. Selanjutnya kami fokus pada jagung, kopi, kakao, kelapa, dan tentu saja gambir, yang diharapkan bisa memberi dampak nyata pada penurunan kemiskinan," tuturnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inews.id
Kategori:Pasar & Niaga, Binawidya
wwwwww