Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
10 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kampus

Aboe Bakar : Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Tunjukkan Kenegarawanan

Aboe Bakar : Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Tunjukkan Kenegarawanan
Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Ist)
Jum'at, 15 Agustus 2025 19:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan tanggapan atas pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI. Menurut Habib Aboe, pidato tersebut mencerminkan jiwa kenegarawanan yang patut diapresiasi.

“Pidato kenegaraan Presiden tadi menunjukkan kenegarawanan beliau. Hal itu terlihat dari ketegasan untuk menerapkan UUD 1945 secara konsisten, utamanya Pasal 33. Presiden menegaskan bahwa rumusan para founding fathers masih relevan dengan kondisi saat ini, dan sistem kenegaraan serta perekonomian yang diatur dalam UUD 1945 tetap sangat reliable di era sekarang,” ujar Habib Aboe.

Selain itu, Habib Aboe juga menilai keistimewaan pidato Presiden Prabowo adalah sikapnya yang tidak melupakan jasa para pendahulu. “Dalam pidatonya, Presiden tidak hanya memaparkan capaian kerja selama memimpin, tetapi juga mengakui peran penting setiap presiden sebelumnya dalam membangun bangsa sesuai tantangan zamannya”, papar anggota DPRI Dapil Kalsel I tersebut.

“Kenegarawanan Presiden juga terlihat dari keterusterangannya menyampaikan kondisi lapangan sebagaimana adanya. Misalnya terkait masih maraknya korupsi di badan pemerintahan, kelangkaan minyak, problem subsidi, dan berbagai tantangan lain yang kita hadapi bersama,” lanjut Habib Aboe.

Ia menyoroti pula pernyataan Presiden bahwa kekuasaan harus diawasi, karena tanpa pengawasan, kekuasaan akan cenderung korup. Menurutnya, pesan ini menjadi pengingat penting bahwa prinsip check and balance harus dijaga demi mencegah penyalahgunaan wewenang.

“Semangat ini harus diteruskan ke jajaran di bawahnya. Sikap kenegarawanan harus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan nasional, agar kebijakan yang diambil selalu berpihak pada rakyat dan sesuai konstitusi,” pungkasnya. ***

wwwwww