Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

FORNAS VIII 2025 NTB Berakhir, Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Potensi Besar Tingkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Bangsa

FORNAS VIII 2025 NTB Berakhir, Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Potensi Besar Tingkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Bangsa
Ibnu Riza Pradipto (tengah) saat menyaksikan salah satu Inorga di FORNAS VIII. (Dok. Fornas VIII)
Minggu, 03 Agustus 2025 17:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MATARAM - Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 yang berlangsung sejak 26 Juli lalu di Nusa Tenggara Barat (NTB) berakhir Jumat (1/8/2025). Penutupan oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dalam upacara yang megah di Eks Bandara Selaparang makin menguatkan kesuksesan pelaksanaan FORNAS VIII yang mempertandingkan 74 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) itu.

Ketua Panitia Penyelenggara FORNAS VIII, KRMP Ibnu Sulistyo Riza Pradipto mengemukakan, penutupan oleh Wapres Gibran dan pembukaan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menunjukkan perhatian pemerintah terhadap olahraga rekreasi masyarakat.

Menurut Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, tidak kalah penting juga dukungan dari pemerintah provinsi NTB yang luar biasa sehingga FORNAS VIII bukan saja sukses namun juga mencatat sejarah.

Dari sini, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dapat melihat bagaimana potensi luar biasa olahraga rekreasi masyarakat untuk menyehatkan, meningkatkan perekonomian daerah dengan muaranya membantu kesejahteraan masyarakat.

“Dengan dukungan pemerintah dan antusias luar biasa pelaku serta pembina olahraga ini maka olahraga rekreasi masyarakat juga berpotensi besar untuk mengharumkan nama bangsa dan negara di tingkat internasional. Kesuksesan FORNAS VIII di NTB ini menjadi momentum untuk makin mengibarkan olahraga rekreasi masyarakat baik di dalam negeri maupun go internasional,” kata Ibnu Sulistyo Riza Pradipto.

Ibnu, demikian panggilan akrab Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, menjelaskan, FORNAS VIII yang digelar di tujuh wilayah NTB yakni Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Bima ini mempunyai keistimewaan karena bisa menjadi uji coba NTB yang tahun 2028 mendatang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII bersama Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sangat ideal jika ke depan formula seperti ini bisa terus dilanjutkan sehingga ada korelasi antara olahraga rekreasi masyarakat dan olahraga prestasi dalam membangun pengembangan dan pembinaan. Olahraga rekreasi dan olahraga prestasi bisa terus seiring sejalan menciptakan manusia Indonesia yang sehat jasamani dan rohani serta tangguh dalam prestasi,” ujar Ibnu.

Ditegaskan oleh Ibnu, Fornas VIII ini menjadi bukti bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia bukan hanya menjadikan olahraga itu sebagai gaya hidup tetapi mereka juga peduli dengan kelestarian olahraga tradisional. Tidak hanya itu saja, FORNAS mendorong sport tourism.

Ibnu lalu mengungkapkan terjadinya lonjakan jumlah orang yang terlibat pada kalender event akbar nasional dua tahunan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Semula diperkirakan hanya mencapai 18.000 orang dengan rincian 12.387 penggiat pertandingan, 3.870 perangkat pertandingan dan ofisial dari 38 Provinsi yang akan datang ke Kepulauan Sunda Kecil. Namun, jumlah itu melonjak mencapai dua kali lipat lebih.

“Luar biasa. Semula diperhitungkan hanya 18 ribu orang tetapi kini sudah dua kali lipat lebih yakni mencapai 42.000 dengan 18.000 pegiat, ofisial, pengurus acara, penonton, pendukung, tim media, dan wisatawan lokal yang hadir. Jumlah ini yang tidak pernah terekspos sebelumnya,” tuturnya.

Dengan geliat itu Ibnu mengasumsikan perputaran ekonomi selama FORNAS VIII mencapai Rp800 miliar. “Dari jumlah hotel yang dipesan dan flights yang dibooked hingga makanan yang disiapkan saja sudah mencapai Rp143,71 miliar. Ini kan belum termasuk yang lain-lain,” tandasnya.

Pergelaran FORNAS VIII tidak pelak lagi makin melambungkan peran dari olahraga rekreasi masyarakat. Baik dalam menumbuhkan olahraga sebagai gaya hidup sehingga meningkatkan kesehatan masyarakat maupun dalam mengelaborasi kegiatan pariwisata dan ekonomi dengan muaranya kesejahteraan masyarakat. ***

wwwwww