Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gempa Rusia Beri Dampak Psikologis, Orang Tua Panik, Siswa Dipulangkan

Gempa Rusia Beri Dampak Psikologis, Orang Tua Panik, Siswa Dipulangkan
Suasana pesisir Gorontalo Utara di pantai Ponelo Kepulauan usai diumumkan waspada tsunami dari BMKG, Rabu (30/5/2025). (foto; antar)
Rabu, 30 Juli 2025 19:19 WIB

JAKARTA – Ancaman gelombang tsunami akibat gempa besar di Rusia mendorong sekolah-sekolah di Gorontalo Utara mengambil kebijakan cepat dengan memulangkan siswa lebih awal, Rabu (30/7/2025), demi keselamatan dan ketenangan psikologis siswa dan orang tua.

Langkah itu diambil sebagai respon terhadap imbauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setelah gempa magnitudo 8,7 mengguncang kawasan timur Kamchatka, Rusia, yang berpotensi berdampak ke wilayah pesisir Gorontalo.

Kepala SMA Negeri 1 Gorontalo Utara, Maharita Usman, menjelaskan, sekolah memulangkan siswa segera setelah pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG), dengan dasar pertimbangan keamanan dan menghindari kecemasan publik.

"Kami sadar wilayah ini berada di garis pantai utara, dan meski risiko kecil, kami memilih langkah yang memberi rasa tenang," ucap Maharita.

Menurutnya, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan sebelum mengambil keputusan. Banyak orang tua yang sempat panik dan menghubungi sekolah, khawatir dengan informasi yang beredar.

"Kami ingin menghindari kekacauan yang bisa timbul jika orang tua datang berbondong-bondong ke sekolah. Ini antisipasi terbaik yang bisa kami ambil," jelasnya.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas II Gorontalo, Andri Wijaya Bidang, mengonfirmasi bahwa potensi tsunami memang ada, tetapi tergolong ringan dan terbatas.

"Pemodelan menunjukkan tinggi gelombang di bawah 0,5 meter, dan wilayah terdampak hanya Kota Gorontalo. Namun untuk yang tinggal di tepi laut, sebaiknya menghindar sementara," kata Andri.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan kabar hoaks. Antisipasi tetap diperlukan, tapi kepanikan berlebihan harus dihindari.

"Informasi resmi hanya dari BMKG dan otoritas terkait. Jangan mudah percaya berita tidak jelas yang menyebar di media sosial," tutup Andri.***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww