Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
20 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
23 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
23 menit yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
12 menit yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Jurang Maut di Lintas Timur Riau Telan Nyawa 5 Warga Sumbar, Ini Kronologinya

Jurang Maut di Lintas Timur Riau Telan Nyawa 5 Warga Sumbar, Ini Kronologinya
Senin, 21 Juli 2025 20:59 WIB

PANGKALAN KERINCI – Jalur Lintas Timur KM 50+700, Kabupaten Pelalawan, Riau, kembali memakan korban. Kali ini, lima warga asal Sumatera Barat tewas dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di tanjakan tanpa penerangan itu, Minggu (20/7/2025) malam.

Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan: truk tronton Nissan BH 8241 HN yang mogok, truk balak Hino BM 9887 AV bermuatan kayu, dan mobil Daihatsu Grand Max D 1239 ZB yang membawa rombongan delapan orang.

Kapolres Pelalawan, AKBP Jhon Letedara, menjelaskan kronologi dimulai ketika truk Nissan yang dikemudikan Tri Ali Darto (44) berhenti mendadak karena kehabisan bahan bakar. Truk tersebut berada di sisi kiri tanjakan tanpa penerangan jalan.

Dari arah sama, truk Hino yang dikemudikan Selamat (74) mencoba menyalip. Namun, karena tanjakan curam dan muatan berat, truk Hino tidak kuat menanjak. "Sopir membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan dengan dump truk dari arah berlawanan yang belum teridentifikasi," ujar Kapolres, Senin (21/7/2025).

Truk balak lalu mundur tak terkendali dan menabrak sisi kanan truk mogok hingga tronton jatuh ke jurang. Tak berhenti di situ, truk Hino terus mundur dan menghantam Grand Max dari arah Pangkalan Kerinci menuju Pekanbaru.

"Grand Max tersebut terseret dan ikut terjun ke jurang bersama truk tronton," katanya.

Lima penumpang Grand Max tewas dalam insiden ini. Tiga korban—Khairul (49), Deni Hermanto (28), dan Yasrul (42)—meninggal di tempat. Sementara Annisa Putri (19) dan Putri Novia Safriani (26) meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit.

“Seluruh korban merupakan warga Padang Pariaman dan Agam, Sumatera Barat,” ujar Jhon.

Tiga penumpang lainnya—Asyiva Yulia (24), Sopya Tus Suhada (24), dan Erik Gunawan (31)—mengalami luka-luka. Sopir truk Hino hanya luka ringan dan kini diperiksa intensif oleh kepolisian.

Satlantas Polres Pelalawan dan Ditlantas Polda Riau telah melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi. Identitas truk dump dari arah berlawanan masih dalam proses penyelidikan. ***

wwwwww