Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
13 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Karhutla Meluas di Solok, Delapan Nagari Terbakar, Petugas Kewalahan Hanya Andalkan Tiga Armada

Karhutla Meluas di Solok, Delapan Nagari Terbakar, Petugas Kewalahan Hanya Andalkan Tiga Armada
Petugas sedang melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali menghantam wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Sabtu, 19 Juli 2025 14:47 WIB

SOLOK – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantam wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dalam satu hari, api meluas ke delapan nagari, membuat petugas pemadam kewalahan menangani kebakaran yang menjalar di berbagai titik.

Kepala Seksi Operasional Damkar Kabupaten Solok, Zulhelmi Bosy, mengungkapkan bahwa kebakaran bermula dari Bukik Junjuang Siriah, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Jumat (17/7/2025), lalu menyebar ke Nagari Saniangbaka, kawasan Puncak Gagoan, Jorong Sungai Lasi, Sulik Aia, Talang Babungo, Bukik Kili Koto Baru, Padang Balimbiang Koto Sani, hingga Alahan Panjang.

“Dalam sehari saja, delapan nagari terdampak karhutla. Petugas kami harus membagi tim dan tenaga secara maksimal, sementara sumber daya sangat terbatas,” ujar Zulhelmi, Sabtu (19/7/2025).

Ia memperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai puluhan hingga ratusan hektare. Sementara kondisi medan perbukitan menyulitkan akses dan pemadaman.

Solok hanya memiliki 94 personel damkar dan lima armada, namun dua unit rusak akibat kecelakaan, dan satu lainnya beroperasi dalam kondisi tidak layak. “Kami terpaksa tetap menggunakan armada yang sudah tidak optimal karena tidak ada pilihan lain,” jelasnya.

Kondisi makin parah karena sebagian besar kebakaran terjadi di area yang tak bisa dijangkau kendaraan. Petugas harus berjalan kaki dengan peralatan seadanya. “Banyak lokasi hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki, bahkan pemadaman dilakukan manual dengan ranting kayu basah,” imbuhnya.

Kekeringan karena musim kemarau membuat sumber air mengering. Hal ini memperberat proses pemadaman di titik-titik yang terus bermunculan.

Sabtu pagi ini, tim kembali bergerak ke Nagari Kinari, lokasi baru yang dilaporkan mengalami kebakaran.

Pemerintah daerah didesak segera memperkuat armada, peralatan, dan logistik agar tidak terjadi kelelahan ekstrem pada personel dan untuk mengantisipasi meluasnya karhutla di wilayah Solok. ***

wwwwww