Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
21 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Erick Thohir: Bela Habis Timnas Indonesia, Jangan Hujat Pemain- Hujat Saya Saja !

Erick Thohir: Bela Habis Timnas Indonesia, Jangan Hujat Pemain- Hujat Saya Saja !
Erick Thohir. (PSSI)
Jum'at, 18 Juli 2025 14:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan sikap terbuka dan tegas dalam menghadapi kritik publik terhadap prestasi sepakbola nasional. Erick menyatakan kesiapannya untuk menerima hujatan jika ada kekeliruan dalam langkah-langkah membangun sepak bola Indonesia, namun ia meminta agar kritik tidak diarahkan kepada pemain dan pelatih yang telah bekerja keras dan berjuang demi nama bangsa.

"Saya siap dihujat, begitu juga jajaran pengurus PSSI, jika memang ada yang kami salah lakukan. Namun jangan limpahkan semua kepada pemain atau pelatih yang berjuang di tengah persaingan tinggi Asia dan dunia," tegas Erick di hadapan media, Jumat (18/72025).

Pernyataan ini muncul menyusul sikap pesimistis segelintir netizen pasca hasil drawing babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang menempatkan Indonesia di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Erick menekankan pentingnya menjaga semangat dan persatuan Timnas menjelang kompetisi bergengsi tersebut.

"Dengan segala kerendahan hati saya meminta, jangan pecah belah Timnas. Berikan dukungan maksimal. Kalau ada yang kurang, nyinyir ke saya, bukan ke pemain," tambahnya.

Erick mengapresiasi setinggi-tingginya para suporter akar rumput yang konsisten hadir di stadion dan selalu mendukung Timnas, baik dalam kemenangan maupun kekalahan. Ia menyebut para suporter sebagai fondasi semangat sepak bola nasional yang tak tergantikan.

"Saya salut kepada suporter militan yang datang dan setia dukung timnas, menang atau kalah. Bernyanyi bersama usai pertandingan. Mereka menjadi api semangat bagi perjuangan pemain," tuturnya. ***

wwwwww