Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
20 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
9 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Coach Yayan Berharap Pemain Fokus Hadapi Korea

Coach Yayan Berharap Pemain Fokus Hadapi Korea
Timnas Basket Putri Indonesia saat menghadapi Selandia Baru. (PP Perbasi)
Selasa, 15 Juli 2025 19:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SHENZHEN - Perjuangan keras ditunjukkan pemain Timnas Basket Putri Indonesia saat hadapi Selandia Baru pada laga kedua Grup A FIBA Women’s Asia Cup 2025 Division A, Selasa (15/7). Pertandingan yang berlangsung di Shenzhen Sports Center, China, itu Pasukan Srikandi Indonesia dipaksa menyerah 45-75.

Pada awal pertandingan, pemain Timnas Putri bermain agresif. Mereka langsung membuka poin dengan tembakan tiga angka dari Priscilla Annabel Karen. Poin ini langsung disamakan oleh tembakan tiga angka pemain Selandia Baru, Esra McGoldrick.

Tembakan dua angka Kimberley Pierre-Louis menjauhkan tabungan poin Indonesia menjadi 5-3. Setelah itu, pemain Selandia Baru mampu membalikkan keadaan dan menjaga dominasi mereka hingga akhir kuarter pertama dengan kedudukan 14-21.

Selanjutnya di kuarter kedua, pemain Indonesia berusaha memperkecil jarak perolehan poin. Namun Selandia Baru juga tidak mau membiarkan permainan Indonesia berkembang. Tekanan yang diberikan oleh pemain Selandia Baru membuat Timnas Putri menambah 12 angka di kuarter kedua dan Selandia Baru produksi 17 poin sehingga kuarter kedua berakhir dengan kedudukan 26-38 untuk keunggulan Selandia Baru.

Memasuki kuarter ketiga, pemain Indonesia kesulitan memproduksi angka. Sehingga kuarter ini berakhir dengan kedudukan 35-58 karena para Srikandi Indonesia menambah 9 angka dan Selandia Baru produksi 20 poin.

Di kuarter akhir, perjuangan maksimal Timnas Putri harus kembali menghadapi tembok tebal yang digalang pemain Selandia Baru. Sehingga pada pertandingan ini pertandingan harus ditutup dengan kedudukan 45-75 untuk keunggulan Selandia Baru.

Kimberley Pierre-Louis menjadi pencetak poin terbanyak Indonesia dengan koleksi 11 angka dan 4 rebound. Kemudian Adelaide Callista Wongsohardjo dengan catatan 6 poin, 2 rebound, 2 asis dan Clarita Antonio dengan koleksi 6 poin dan 2 rebound. Sementara dari Selandia Baru, Esra Goldrick mencatatkan 18 poin, 6 rebound, dan 3 asis.

Usai pertandingan, Pelatih Timnas Basket Putri Indonesia Andrie Ekayana menjelaskan bahwa banyak pelajaran yang diambil dari pertandingan lawan Selandia Baru. Selama pertandingan, Clarita Antonio dkk berusaha mengatasi tekanan lawan yang memiliki postur lebih baik.

“Pelajaran hari ini, kita berusaha meng-handle tekanan dari lawan yanh posturnya besar, tinggi, dan karakter defense-nya ketat dan keras,” jelas Coach Yayan, sapaan karib Andrie Ekayana.

“Kita berusaha perkuat area dalam, tapi hal yang kita kalah jauh adalah persentase tembakan 3 angka,” lanjutnya.

Coach Yayan mengajak semua pemain untuk tetap fokus. Segera move on untuk hadapi pertandingan selanjutnya.

Rabu (16/7), Timnas Putri akan hadapi Korea. Mereka bukan lawan yang tidak akan mudah dihadapi karena memiliki peringkat jauh lebih baik dari Indonesia. Korea berada di peringkat keempat Asia sementara Indonesia di posisi kesembilan.

“Besok kita fokus di team defense dan berusaha mencari ritme finishing yang lebih baik,” tegas Coach Yayan. ***

wwwwww