Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Isi BBM di Pertamini, Warga Solok Tewas Ditabrak Mobil Damkar yang Hilang Kendali

Isi BBM di Pertamini, Warga Solok Tewas Ditabrak Mobil Damkar yang Hilang Kendali
Foto: Satu unit mobil Damkar mengalami kecelakaan di Kabupaten Solok, Sumbar. (dok. istimewa)
Rabu, 09 Juli 2025 05:26 WIB

SOLOK – Niat warga mengisi bahan bakar di kios BBM eceran (Pertamini) berubah menjadi petaka. Sebuah mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Solok lepas kendali dan menabrak keras kios tersebut, Selasa (8/7/2025). Satu warga meninggal dunia dalam peristiwa ini.

Insiden terjadi di Simpang Limo Laiang, saat mobil Damkar melaju menuju lokasi kebakaran. Diduga karena kecepatan tinggi dan kondisi lalu lintas, mobil tersebut lebih dulu menabrak minibus Avanza sebelum akhirnya menghantam kios BBM tempat warga tengah mengisi bahan bakar.

“Saat itu kios sedang melayani dua konsumen. Tiba-tiba mobil Damkar datang dan langsung menabrak,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Solok Kota, Iptu Teguh Prilianto.

Sebanyak tiga orang dari kios BBM—pemilik dan dua konsumen—menjadi korban. Salah satu dari mereka tak tertolong dan meninggal di RS Tentara Solok. Delapan petugas Damkar yang berada dalam mobil juga mengalami luka dan dibawa ke RSUD Sumatera Barat.

Salah seorang saksi mata menyebut suara benturan begitu keras, disusul kepanikan warga yang melihat Pertamini ambruk dan korban bersimbah darah. Mobil Damkar masih berada di lokasi karena mengalami kerusakan berat.

“Ini pelajaran bahwa keselamatan warga sipil juga harus jadi perhatian saat kendaraan darurat melintas,” ujar warga sekitar.

Polisi menyelidiki insiden ini lebih lanjut, sementara kendaraan Avanza telah diamankan. Proses evakuasi mobil Damkar masih menunggu alat berat karena bagian kopel patah. ***

wwwwww