Dijamu Presiden Jokowi Lebih Dulu, Veddriq dan Rizki Akan Diarak di Jakarta 15 Agustus 2024
![]() |
| Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Kesuksesan Tim Indonesia mengulang sejarah 32 tahun lalu tepatnya pada Olimpiade Barcelona 1992 perlu diberikan apresiasi. Rencananya, atlet peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Rizki Juniansyah dan Veddriq Leonardo, akan diarak di Jakarta pada Kamis, 15 Agustus 2024.
Kedua pahlawan ini baru saja tiba di Indonesia bersama rombongan atlet, pelatih, dan ofisial melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Jakarta, Selasa (13/8/2024) malam. Mereka disambut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Menpora Diro mengatakan akan ada konvoi untuk merayakan keberhasilan pahlawan-pahlawan olahraga ini. "Karena kita terakhir mendapatkan dua medali emas di 32 tahun lalu jadi arak-arakan akan kami adakan," ujarnya.
Sebelum proses arak-arakan tersebut, kata Menpora Dito, Rizki dan Veddriq akan diterima dan dijamu Presiden Joko Widodo terlebih dahulu di Istana Negara Jakarta. Namun, dia tidak menjelaskan detail rute yang akan dilalui.
Informasi terkait kegiatan ini nanti bisa di akses melalui laman media sosial Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). "Atlet baru sampai hari ini maka mereka libur dulu satu hari sebelum tanggal 15 diterima Presiden sekaligus melakukan arak-arakan," jelasnya.
Rizki adalah peraih medali emas dari angkat besi putra kelas 73 kg. Dia tercatat sebagai lifter pertama Indonesia yang meraih medali emas di Olimpiade. Begitu juga Veddriq menjadi atlet panjat tebing penyumbang medali pertama saat nomor Speed pertama kali dilombakan di Olimpiade Paris 2024.
Indonesia sebelumnya pernah meraih dua medali emas pada Olimpiade Barcelona 1992 melalui pebulutangkis tunggal putri Susy Susanti dan pebulutangkis tunggal putra Alan Budikusuma pada cabor bulutangkis.
Selain dua medali emas itu, Indonesia juga membawa pulang satu medali perunggu dari Paris tahun ini melalui pebulu tangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.
Ini kali kedua dalam sejarah Olimpiade bulu tangkis gagal memberikan medali emas sejak dilombakan di Barcelona 1992. Satu edisi lain cabor ini gagal mendapat emas adalah Olimpiade London 2012. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Binawidya |











