Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
21 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bismo Perlebar Keunggulan Indonesia Melawan India

Bismo Perlebar Keunggulan Indonesia Melawan India
Bismo Raya Oktora. (PP PBSI)
Minggu, 30 Juni 2024 19:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
YOGYAKARTA - Pebulutangkis Bismo Raya Oktora memperlebar keunggulan 2-0 Tim Beregu Campuran Indonesia atas India pada pertandingan pamungkas penyisihan Grup C ajang BNI Badminton Asia Junior Championships 2024.

Berlaga di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (30/6/2024) sore, pemain ranking 631 dunia itu menang melawan tunggal putra India, Dhruv Negi dengan skor 21-14, 11-21, 21-11.

Pada pertandingan ini permainan pebulutangkis asal Jakarta itu sudah lebih baik ketimbang saat diturunkan melawan Filipina. Dengan bermain lebih percaya diri, juara Seleknas PBSI 2023 itu tampil apik di gim pertama atas wakil India.

Setelah unggul di gim pertama, permainan pemain yang akrab disapa Bismo itu agak menurun sehingga lawan bisa berbalik unggul. Pada gim penentuan, Bismo bisa bermain lebih tenang untuk akhirnya memenangkan laga dalam tempo 61 menit dan menyumbangkan poin kedua buat Indonesia.

“Saya melihat laga hari ini semua pemain India yang diturunkan benar-benar memberikan perlawanan maksimal. Dari saya sendiri fokus pada diri sendiri untuk bisa menyerang dan menguasai jalannya pertandingan,” ujar Bismo.

“Fokus saya agak sedikit hilang masuk gim kedua saat lawan bisa menguasai jalannya laga. Saya mencoba bermain lebih tenang lagi dan mengambil inisiatif penyerangan langsung,” Bismo menambahkan.

Sejauh ini Bismo mengaku sudah kembali ke performa terbaiknya setelah lama tidak berlaga. Hal itu turut membuat Bismo bermain lebih enjoy dan saat ini perlu meningkatkan beberapa kekurangan mulai dari fisik dan teknik.

“Kepercayaan diri saya sudah kembali setelah lama tidak bertanding. Tidak mudah awalnya karena saya kali pertama lagi tampil di turnamen level internasional. Saat ini saya tinggal fokus untuk meningkatkan fisik dan performa di lapangan lagi,” ungkap Bismo.

Dengan hasil ini, untuk sementara tim beregu campuran Indonesia unggul dengan skor 2-0 atas India. Pasangan Taufik Aderya/Clairine Yustin Mulia membuka keunggulan skuad Merah-Putih seusai menang melawan ganda campuran India, Vansh Dev/Sharavani Walekar dengan skor 21-14, 21-16.

Pada partai ketiga tim Indonesia menurunkan Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan yang menghadapi ganda putra India, Bhargav Ram Arigela/Viswa Tej Gobburu.

Sebagai kapten tim, Bismo berharap para pemain Indonesia yang diturunkan bisa menikmati pertandingan agar bisa memastikan diri meraih kemenangan dan melangkah ke perempatfinal dengan status juara Grup C.

“Saya sudah bicara kepada para pemain yang tampil di laga pemungkas melawan India. Saya berikan motivasi kepada para pemain agar mau berjuang serta tidak mau kalah di lapangan,” pungkas Bismo. ***

wwwwww