Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
12 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Lawan Irak, STY: Jangan Takut, Peringkat FIFA Hanya Sebatas Angka

Lawan Irak, STY: Jangan Takut, Peringkat FIFA Hanya Sebatas Angka
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Jordi Amat. (Ist)
Rabu, 05 Juni 2024 16:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Timnas Indonesia akan menghadapi Irak pada laga putaran kedua Grup F Zona Asia Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). Pada putaran pertama, Indonesia kalah 5-1 atas Iran.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) tetap mengakui ketangguhan Irak. Namun, kata STY, Jordi Amat dan kawan-kawan berusaha untuk meraih kemenangan saat Pasukan Garuda tampil di hadapan publiknya.

“Irak merupakan tim yang baik dan pastinya lebih kuat dibanding Indonesia, tetapi sekarang sudah waktunya kita bisa coba untuk meraih kemenangan. Jadi yang penting, para pemain bisa bermain dengan percaya diri, mungkin saja bisa membawa hasil yang baik,” kata STY dalam jumpa pers jelang pertandingan di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (5/6/2024).

Pengakuan STY itu terkait dengan keberadaan Irak di peringkat lebih jauh dari Indonesia. Tetapi, STY menyebut peningkatan performa Timnas Indonesia bisa menghasilkan hasil yang baik.  

“Jelas kita semakin baik secara performa. Memang sempat dibicarakan juga bahwa kita tidak ada yang tahu hasil pertandingan besok akan seperti apa. Namun, saya pikir ini ajang buat kita bisa membawa hasil yang baik. Dari sekarang, para pemain harus enjoy dan menikmati saja pertandingan besok melawan Irak ketimbang takut. Kita pasti bisa menunjukkan bahwa peringkat di FIFA ranking itu hanya sebatas angka, bukan yang lain,” tegasnya.

Untuk bisa meraih hasil terbaik tersebut, STY juga memberikan motivasi terhadap permain agar bisa tampil percaya diri. Bahkan, dia menghimbau seluruh pemain tidak terbebani saat tampil menghadapi Irak.

“Saya tetap memotivasi para pemain agar bisa tampil percaya diri karena kami sudah kompak dan kami levelnya sudah semakin meningkat. Dari sekarang, para pemain harus enjoy dan menikmati saja pertandingan besok melawan Irak ketimbang takut,” ujarnya.

Ketika disinggung masalah kesehatannya, STY menjawab, “Hanya ada gejala flu, tapi karena gejalanya agak parah jadi saya ke rumah sakit untuk cek. Memang ada agenda check-up sedikit (di rumah sakit), tetapi saya baik-baik saja sekarang.”

Dalam kesempatan itu, STY juga mengungkapkan penyebab kekalahan Indonesia pada putaran pertama. “Memang kita kalah 5-1 (di laga leg 1 Kualifikasi Piala Dunia), tetapi waktu itu situasi timnas tidak bisa pindah ke Irak dengan satu pesawat, apalagi waktunya sedikit untuk adaptasi cuaca dan waktu, jadi (para pemain sempat) jet lag. Setelah itu kita juga away, pindah langsung ke Filipina, itu pun hampir seharian kita pindah ke Irak. Jadi laga away kemarin sangat melelahkan buat para pemain,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, STY juga mempertanyakan tentang keadilan dalam pertandingan. Dan, dia berharap kasus yang terjadi di Piala Asia 2024 tidak terulang. “Ketika ketemu lagi di Piala Asia, kita skornya 1. Lalu Irak cetak gol, tetapi menurut saya tetap offside gol (kedua Irak kala) itu. Kalau seandainya diputuskan offside oleh wasit, kita tidak tahu hasil akhirnya seperti apa.Sekarang kita main home, jadi saya berharap pertandingan besok ini bisa jadi laga yang benar-benar adil buat kedua belah pihak,” imbuhnya.

Ketika disinggung soal naturalisasi pemain, STY mengaku akan terus mencari demi peningkatan prestasi Timnas Indonesia. “Para pemain dari Eropa, kalau mereka punya darah Indonesia, mereka punya kesempatan untuk membela Indonesia. Saya sangat terbuka pada mereka yang mau membela timnas serta punya kualitas. Jadi selama mereka bisa meningkatkan kualitas timnas Indonesia, kami akan terus mencari pemain dari Eropa,” tandasnya. ***

wwwwww