Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
5
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
3 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Naturalisasi Marteen Paes Berproses

Naturalisasi Marteen Paes Berproses
Martees Paes bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (PSSI)
Selasa, 09 Januari 2024 19:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Proses naturalisasi Martees Paes terus berlanjut. Hari ini kiper FC Dallas itu sudah melengkapi berkas-berkas untuk menjadi syarat menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Sejak Senin dan Selasa (8-9/1) dirinya langsung mengurus berkas persyaratan untuk menjadi WNI. Selain itu juga melakukan medical check up dan wawancara dengan Badan Intelijen Negara (BIN).

Paes juga sudah bertemu dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Senin malam (8/1/2024) di Jakarta dalam sebuah pertemuan makan malam.

Seperti diketahui, mantan pemain FC Utrecht tersebut mempunyai darah Indonesia dari garis keturunan neneknya yang merupakan orang Maluku.

Erick Thohir mengungkapkan Maarten telah meminta izin kepada nenek dan kedua orang tuanya untuk membela Indonesia. Keputusan yang diambil dari pemain berusia 25 tahun tersebut membuat mereka terharu dan bangga .

“Ketika dia (Maarten) ketemu nenek dan orang tuanya untuk pamitan memperkuat tim Indonesia, nangis (terharu) keluarganya. Jadi dia memutuskan untuk memperkuat (timnas Indonesia),” ungkap Erick Thohir.

Maarten lahir di Nijmagen, Belanda, pada 14 Mei 1998 dan saat ini tengah berkiprah di klub divisi pertama liga Amerika Serikat, FC Dallas.

Sebelumnya Maarten pernah memperkuat NEC Nijmagen sebelum berseragam Jong Utrecht dan mendapatkan promosi ke tim utama.

Selama memperkuat FC Utrecht, Maarten tercatat telah tampil sebanyak 44 kali di Liga Belanda.

Kini Maarten yang bermain untuk FC Dallas tampil cukup impresif dengan mencatatkan 66 kali penampilan dengan 16 kali nirbobol dan rerata 1,01 kebobolan per pertandingan.

Maarten juga tercatat pernah memperkuat timnas Belanda di hampir semua kelompok usia mulai dari U-19, U-20 dan U-21. ***

wwwwww