Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
22 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
3 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2023

Fajar.Rian Tak Bisa Keluarkan Permainan Terbaik

Fajar.Rian Tak Bisa Keluarkan Permainan Terbaik
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (PP PBSI)
Jum'at, 16 Juni 2023 23:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus mengakhiri langkahnya di babak perempatfinal Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2023 seusai menyerah dari ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Ganda putra rangking satu dunia itu menyerah dari juara Badminton Asia Championships (BAC) 2023 dengan skor identik 13-21, 13-21 dalam pertandingan yang mentas di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (16/6/2023).

Pada pertandingan ini, pasangan berakronim Fajri mengaku tidak mampu mengeluarkan permainan terbaiknya. Peraih medali perak Asian Games 2018 itu terlihat kewalahan meladeni permainan wakil India tersebut dan menyerah dalam tempo 41 menit.

"Sedih rasanya karena hasilnya idak seusai dengan yang kami inginkan. Pada laga ini saya sudah menampilkan permainan terbaik dan sudah mencoba semua pola permainan. Kami mengakui lawan lebih unggul di laga ini," ungkap Fajar.

"Pada laga ini kami tidak nervous dalam bermain dan memang tidak keluar permainan terbaik kami di laga ini," tambah Fajar.

Kekalahan ini membuat juara All England 2023 itu kembali menyerah saat jumpa pasangan rangking enam dunia itu. Tercatat pada pertemuan terakhir di Thailand Open 2019, Fajar/Rian juga menyerah dengan skor 17-21, 19-21.

Dengan hasil ini, Fajar/Rian gagal melanjutkan tren positif selama tampil di turnamen BWF Super 1000. Tercatat sebelumnya Fajar/Rian mampu menjadi juara saat berlaga pada turnamen Malaysia Open dan All England 2023.

Tidak heran publik pencinta bulutangkis Tanah Air sangat berharap juara Swiss Open 2022 itu bisa berjaya di hadapan publik sendiri.

"Performa kami dalam beberapa turnamen terakhir memang menurun. Kami tidak memikrkan untuk bisa menang setelah All England, dan Malaysia Open 2023. Sekarang kami ingin mempersiapkan diri lagi untuk bisa meningkatkan kemampuan," ujar Fajar.

"Pada setiap turnamen kami sudah mencoba untuk memberikan permainan yang terbaik meski hasilnya masih belum maksimal," timpal Rian.

Dengan hasil ini, wakil Indonesia di sektor ganda putra tinggal tersisa Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Pramudya Kusumawardana.

Leo/Daniel akan berhadapan dengan ganda putra Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae. Sedangkan The Prayer, julukan Pramudya/Yeremia, akan menghadapi pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang. ***

wwwwww