Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
6 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kampus

NasDem Tantang Penelusuran Dana ke Internal Partai

NasDem Tantang Penelusuran Dana ke Internal Partai
Ketum Partai NasDem Surya Paloh dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 17 Mei 2023. (gambar: tangkapan layar video metrotv)
Kamis, 18 Mei 2023 07:17 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin, menyatakan pihaknya terbuka terhadap upaya penegak hukum menelusuri aliran dana ke partai NasDem, menyusul menetapan sang Sekjen Johnny G Plate sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi BTS.

"Ini (penelusuran aliran dana ke NasDem, red) yang memang dikehendaki oleh partai ini," kata Paloh sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Paloh mengatakan, Partai NasDem menginginkan transparansi yang seutuhnya. "Sekali saya katakan, transparansi yang seutuhnya."

"Periksa seluruh yang kemungkinan terlibat, dari ujung kiri ke ujung kanan, dari barat ke timur, atas ke bawah. Periksa juga seluruh unsur yang ada di institusi manapun. NasDem welcome, kita menyambut itu," pinta Paloh.

Paloh juga meminta agar tidak ada ketimpangan dalam proses hukum yang berjalan. "Berikan hukuman yang setimpal tanpa ada privilage, (misal, red) si A boleh diperiksa, (tapi, red) si C tidak boleh diperiksa."

Sebelumnya, Kejagung RI menetapkan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Jhoni G Plate sebagai tersangka dalam kasus korupsi BTS. Kasus ini disebut merugikan negara 8 triliun rupiah.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus
wwwwww