Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
14 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Kampus

Jokowi Bisa Ganti Menteri yang Sibuk Nyaleg

Jokowi Bisa Ganti Menteri yang Sibuk Nyaleg
Presiden Jokowi setelah menghadiri acara Musyawarah Rakyat (Musra) di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 14 Mei 2023. (Gambar: Ist./BPMI Setpres)
Senin, 15 Mei 2023 14:15 WIB
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengungkapkan, pengisi jabatan menteri bisa saja diganti jika urusan pencalegan mengganggu kinerja.

"Selalu saya evaluasi, kalau memang mengganggu, kerjanya terganggu, ya ganti bisa," kata Presiden Jokowi sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari situs resmi, Senin (15/5/2023).

Meski begitu, terang Jokowi, perlu diketahui bahwa tidak ada larangan bagi seorang menteri untuk nyaleg. "Secara aturan memang diperbolehkan," ujar Jokowi.

"Yang penting tidak mengganggu tugas-tugas keseharian (sebagai menteri, red)" tegas Jokowi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus
wwwwww