Home  /  Berita  /  Parlemen

Reshuffle, PKS Bicara soal Evaluasi Manajemen Pemerintahan

Reshuffle, PKS Bicara soal Evaluasi Manajemen Pemerintahan
Presiden Jokowi dan para Ketum Parpol berjalan menuju ruang pelantikan menteri dan wakil menteri (Wamen) dalam agenda reshuffle di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 15 Juni 2022. (gambar: tangkapan layar)
Rabu, 15 Juni 2022 14:37 WIB
JAKARTA - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam pernyataannya, Rabu (15/6/2022), mengingatkan Presiden Jokowi agar reshuffle para menteri bisa berdampak nyata pada peningkatan kerja pemerintah, utamanya stabilitas harga-harga kebutuhan masyarakat rakyat Indonesia.

"Monggo reshuffle, hak presiden. Tapi pastikan harga-harga barang, termasuk minyak goreng kembali turun," kata Mardani kepada GoSumbar.com.

Baca Juga: Tetap Usung Prabowo, Gerindra Masih Terbuka untuk Koalisi dengan PKS dan PKB

Baca Juga: Soal Koalisi, PKB Sebut Setara dengan PKS

Anggota Komisi bidang Pemerintahan di DPR RI ini juga berharap, reshuffle menteri-menteri di kabinet Jilid II Jokowi tak hanya sekedar bagi-bagi 'jatah politik'. Bagaimanapun, menurut Mardani, yang terpenting adalah "Evaluasi manajemen pemerintahan" itu sendiri.

"Misal monitoring yang ketat pada target dan kinerja kementerian," kata Mardani.

Baca Juga: PKS Tak Setuju Usulan Penambahan Anggaran untuk Luhut

Baca Juga: Demokrat Sambut Baik Ajakan Gabung Koalisi PKB-PKS

Dengan begitu, pungkas Mardani, apapun langkah Jokowi dalam menata pemerintahan bisa berujung pada hadirnya negara baik di bidang ekonomi, politik dan sosial budaya.

Seperti diketahui, Jokowi akan me-reshuffle kabinetnya hari ini. Sejumlah Ketua Umum Parpol telah hadir dan menikmati jamuan makan siang di Istana.

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Balai Kota, Parlemen, Kampus
wwwwww