Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
14 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022

Suryo Agung Ungkap Kenangan Masa Lalu di Hanoi

Suryo Agung Ungkap Kenangan Masa Lalu di Hanoi
Suryo Agung saat berbincang dengan Sekjen PB Perbakin, KS Henri Indrayani Oka.
Rabu, 18 Mei 2022 12:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
HANOI - Mantan sprinter Indonesia, Suryo Agung Wibowo teringat kenangan masa.lalu saat berad di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam. Pada SEA Games 2003, dia pernah berlomba di stadion kebanggaan masyakat Vietnam tersebut.

Di penampilan perdana pada pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara itu, Suryo Agung mengaku hanya meraih medali perunggu.

"Saya pertama kali tampil di SEA Games 2003 Vietnam yah di di My Dinh Stadium. Namanya juga baru tampil dapat perunggu," kata Suryo Agung yang menyaksikan langsung penampilan Lalu Mohammad Zohri dan kawan-kawan.

Di tengah serius menyaksikan lomba para juniornya tersebut, Suryo Agung yang juga menjabat Komisi Atlet Komite Olahraga Indonesia (NOC Indonesia) ini sempat bercanda soal berapa catatan waktunya saat ini. "Dulu, saya bisa berlari 10,17 detik, Tapi, setelah pensiun 17,10 detik," katanya sembari tertawa.

Selain setia menyaksikan perlombaan atletik, Suryo Agung masih menyempatkan diri melayani pecinta atletik di Indonesia dengan menyiarkan langsung perlombaan melalui media sosial.

"Ya saya sengaja menyiarkan lomba melalui media sosial karena pecinta atletik di Indonesia juga ingin mengetahui hasil lomba secara live," ujarnya.

Hingga Rabu (18/5/2022), Tim Nasional Arletik Indonesia baru menyumbangkan 1 medal emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Satu-satunya medali emas disumbangkan atlet lempar lembing, Eki Febri. ***

wwwwww