Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
4 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
5
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kampus

Buruh akan Gelar Aksi, Ini Tuntutannya...

Buruh akan Gelar Aksi, Ini Tuntutannya...
Ilustrasi massa buruh di momentum MayDay. (kolase: ist. via jalantikus)
Sabtu, 14 Mei 2022 02:42 WIB
JAKARTA - Presiden Partai Buruh Said Iqbal dalam siaran tertulisnya menyatakan, massa buruh akan menggelar aksi di Jakarta pada Sabtu (14/5/2022). Setidaknya, ada 18 tuntutan buruh termasuk soal harga bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM) dan gas agar diturunkan.

Dalam keterangan yang dikutip GoSumbar.com, Said yang juga pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) itu menyebut bahwa massa aksi juga menuntut pengesahan RUU (Rancangan Undang-Undang) PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga), tolak revisi UU PPP (Pembentukan Peraturan Perundang-undangan) dan tolak revisi UU SP/SB (Serikat Pekerja/Serikat Buruh).

Kemudian, massa buruh juga menolak upah murah, meminta pemerintah menghapus mekanisme pekerja alih daya (outsourcing), menolak kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) dan meminta pemerintah segera mensahkan rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang perlindungan anak buah kapal (ABK) dan buruh migran.

Di samping itu, massa buruh meminta pemerintah dan DPR RI segera meratifikasi Konvensi ILO No. 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja. Aksi unjuk rasa kelompok buruh turut meminta kepada aparat penegak hukum berhenti mengkriminalisasi petani.

Tuntutan lainnya, massa buruh juga meminta pemerintah mengangkat guru dan tenaga honorer jadi PNS, mendorong perusahaan memastikan status kerja pengemudi motor/mobil online sebagai pekerja bukan mitra dan memberdayakan sektor informal.

Rencananya, aksi unjuk rasa akan berlangsung di depan Gedung DPR/MPR pada pukul 10.00 WIB —12.00 WIB, dilanjutkan dengan unjuk rasa di Gelora Bung Karno pada 13.00 WIB - 17.00 WIB.

Sebagai informasi, aksi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Buruh Dunia yang bertepatan dengan 1 Mei atau biasa disebut MayDay.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kabar Bertuah, Kampus
wwwwww