Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
13 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Sumbar Siapkan RSUP M Djamil Tangani Pasien Hepatitis Misterius

Sumbar Siapkan RSUP M Djamil Tangani Pasien Hepatitis Misterius
RSUP M Djamil Padang. (antara/fandi yogari)
Kamis, 12 Mei 2022 09:55 WIB
PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan RSUP M Djamil Padang sebagai rumah sakit rujukan untuk menangani pasien hepatitis misterius karena memiliki peralatan yang memadai serta dokter spesialis anak.

"Ini sebagai langkah antisipasi jika ada pasien yang diduga terpapar hepatitis misterius di Sumbar," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Lila Yanwar di Padang, Rabu (11/5/2022).

Langkah antisipasi tersebut diambil untuk merespon temuan kasus yang diduga hepatitis misterius di Sumbar. Pasien bayi asal Kabupaten Solok tersebut meninggal dunia pada 2 Mei 2022.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP M Djamil Padang Bestari jaka Budiman menyebut pihaknya menyiapkan ruangan ICU (Intensive Car Unit), NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan delapan ruang perawatan bagi pasien yang diduga terpapar hepatitis misterius.

"Kita juga membentuk tim khusus dari dokter spesialis anak dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk melakukan penanganan jika ada pasien yang masuk," ujarnya.

Hepatitis misterius diduga masuk Sumbar setelah ditemukan kasus salah seorang bayi berusia 2 bulan dari Kabupaten Solok meninggal di salah satu rumah sakit di Padang dengan gejala mirip hepatitis misterius.

Namun hingga saat ini, Dinas Kesehatan Sumbar menyebut kasus tersebut belum bisa dipastikan akibat hepatitis misterius karena penyebabnya masih diteliti.

Meski demikian Pemprov Sumbar tetap mengambil langkah antisipasi agar masyarakat bisa lebih tenang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Kabar Bertuah, Binawidya
wwwwww