Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
21 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
21 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
3 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Lima Puluh

Pemkot Bukittinggi Catat Pemasukan Terbesar Rp600 Juta dari 4 Objek Wisata pada Kamis Kemarin

Pemkot Bukittinggi Catat Pemasukan Terbesar Rp600 Juta dari 4 Objek Wisata pada Kamis Kemarin
Lubang Japang, Bukittinggi, Sumatera Barat. (net)
Minggu, 08 Mei 2022 09:02 WIB
BUKITTINGGI – Kota Bukittinggi mencatatkan pemasukan terbesar dari tiket masuk 4 objek wisata di daerah itu pada Kamis (5/5/2022) atau hari keempat Idul Fitri 1443 H.

Empat objek wisata itu adalah kebun binatang Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK), Benteng Fort de Kock dan Taman Panorama serta Lubang Jepang.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Bukittinggi, Hendry di Bukittinggi, Sabtu (7/5/2022) mengatakan, kunjungan ke objek wisata di Bukittinggi mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya karena dua tahun terakhir terdapat pembatasan akibat pandemi Covid-19.

Ia menyebut, berdasarkan data jumlah karcis masuk yang terjual, pada hari H atau lebaran hari pertama jumlah kunjungan objek wisata baru mencapai 4.000 pengunjung, namun memasuki hari kedua melonjak hingga mencapai 16 ribu pengunjung.

"Berikutnya pada Rabu tanggal 4 Mei sebanyak 25 ribu pengunjung dan pada Kamis sudah mencapai 28 ribu pengunjung, terakhir kemaren 24 ribu orang," katanya.

Menurutnya, peningkatan pengunjung berpengaruh pada jumlah PAD Kota Bukittinggi yang terus naik seiring bertambahnya kunjungan wisatawan ke objek wisata berbayar.

"Pada hari lebaran pertama, pendapatan mencapai Rp 80 juta, hari kedua sebesar Rp 360 juta, lebaran hari ketiga sebesar Rp 550 juta dan pada Kamis sebesar Rp 600 juta, data terakhir kemaren sekitar Rp 521 juta, artinya sejak hari H hingga H+4 PAD pariwisata mencapai sekitar Rp 2 miliar," kata Hendry.

Kunjungan wisatawan dan PAD dari objek wisata diperkirakan akan mencapai puncaknya pada akhir pekan ini.

"Kita prediksi puncak jumlah kunjungan akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, dengan membludaknya jumlah pengunjung, kita menerapkan beberapa kebijakan di dalam seperti di kandang burung, kalau sudah ramai akan dilakukan buka tutup sementara dan bisa masuk secara bergantian," kata dia. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Lima Puluh
wwwwww