Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
12 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
45 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Asian Games Ditunda, NOC Pastikan Kesehatan Atlet Fokus Utama

Asian Games Ditunda, NOC Pastikan Kesehatan Atlet Fokus Utama
Raja Sapta Oktohari. (Foto: NOC Indonesia)
Jum'at, 06 Mei 2022 17:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengumumkan penundaan Asian Games 2022 Hangzhou. Kabar ini diterima setelah Okto, sapaan karib Raja Sapta, mengonfirmasi langsung kabar tersebut kepada Dewan Olimpiade Asia (OCA).

“Terkait penundaan Asian Games, saya sudah konfirmasi langsung dengan OCA, mereka membenarkan Asian Games edisi ke-19 yang dijadwalkan berlangsung 10-25 September 2022 ditunda,” ujar Okto, Jumat (6/5/2022).

Asian Games Hanzhou dijadwalkan berlangsung pada 10-25 September 2022. Ini adalah kali ketiga China menjadi tuan rumah Asian Games, setelah sebelumnya penyelenggaraan berlangsung di kota Beijing (1990) dan Guangzhou (2010).

NOC Indonesia, dikatakan Okto, menyayangkan penundaan Asian Games Hangzhou. Terlebih, Federasi Nasional (NF) telah menyiapkan atlet untuk dapat meraih prestasi maksimal di Asian Games.

“Penundaan ini tentu juga berdampak dengan pembinaan prestasi karena cabor telah menyiapkan skema pembinaan, baik turnamen single-event dan multi-event. Ini juga akan memengaruhi biaya yang akan ditanggung NF,” kata Okto.

Meski demikian, Okto menegaskan ia memahami situasi yang tengah terjadi di China. Negeri Tirai Bambu tengah dilanda gelombang Covid-19, bahkan Ibu kota China, Beijing, menutup puluhan stasiun metro dan rute bus sebagai upaya menghentikan penyebaran Covid-19.

Upaya tersebut juga dilakukan sebagai langkah antisipasi agar Beijing tidak seperti Shanghai yang tengah di-lockdown selama lebih satu bulan.

“NOC Indonesia juga memahami keputusan OCA, China Olympic Committee (COC) dan Hangzhou Asian Games Organizing Committee (HAGOC), mengingat kasus Covid-19 di sana masih tinggi,” terang Okto.

“Kami concern dengan keselamatan dan kesehatan atlet. Kami pun mengerti karena tidak mudah menyelenggaran multi-event di masa pandemi dan penundaan ini juga menjadi warning bagi kami, terutama sekarang sedang dalam masa persiapan akhir menuju SEA Games 2021 Vietnam. Ingat Covid-19 masih ada, sehingga atlet tetap harus menjaga protokol kesehatan (prokes) dan semoga Covid-19 ini cepat selesai.”

Okto menerangkan, saat ini NOC Indonesia juga masih menunggu surat resmi dari OCA. Termasuk terkait penetapan jadwal terbaru Asian Games yang masih dibicarakan OCA, COC, dan HAGOC. ***

wwwwww