Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
12 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
1 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Marpoyan Damai

Bupati Agam Imbau Wisatawan Terapkan Prokes

Bupati Agam Imbau Wisatawan Terapkan Prokes
Sejumlah wisatawan menikmati objek wisata Janjang Koto Gadang, di kawasan Ngarai Sianok, Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin (7/2/2022). Janjang Koto Gadang yang dijuluki Tembok China-nya Sumbar itu memiliki panjang sejauh satu kilometer menghubungkan Kota
Selasa, 03 Mei 2022 23:28 WIB
LUBUKBASUNG - Bupati Agam, Sumatera Barat Andri Warman mengimbau wisatawan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat mengunjungi objek wisata dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19 selama libur Idul Fitri 1443 Hijriyah.

"Tetap terapkan protokol kesehatan, karena memang kasus COVID-19 sudah melandai, tetapi kita harus tetap mewaspadai jangan sampa kasus naik di Agam," katanya di Lubukbasung, Selasa.

Ia mengatakan, pengunjung objek wisata harus memakai masker, menjaga jarak dan lainnya.

Selain itu, pengunjung masuk objek wisata bakal diatur dan dibatasi walaupun objek wisata tetap dibuka. Saat ini kunjungan wisatawan sudah mulai meningkat.

"Ini harus dilakukan walaupun di lapangan kasus COVID-19 di Agam tidak ada terpapar berdasarkan data dari Dinas Kominfo Agam," katanya.

Ia tidak menargetkan pendapatan asli daerah dari kunjungan wisatawan selama libur Idul Fitri, karena ini masih uji coba setelah pandemi melanda daerah itu.

Nanum dengan adanya perantau pulang kampung pada tahun ini, menjadi kehormatan bagi Pemkab Agam.

"Diharapkan adanya kontribusi dari perantau ke kampung halaman nantinya," katanya.

Ia mengakui, perantau pulang kampung pada Idul Fitri tahun ini cukup banyak. Ini berdasarkan pemantauan di Pelabuhan Merak terjadi kemacetan sampai lima jam.

Mayoritas pemudik merupakan perantau yang pulang bersama setelah mudik sudah dibuka pemerintah pusat.

"Jumlah perantau pulang kampung pada tahun ini meningkat," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Kabar Bertuah, Binawidya, Marpoyan Damai
wwwwww